Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Desember 2017 | 01.59 WIB

Menteri Jonan Pastikan Kondisi Bali Aman Pasca Erupsi Gunung Agung

Menteri ESDM Ignasius Jonan - Image

Menteri ESDM Ignasius Jonan

JawaPos.com - Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan menegaskan status Bali secara umum aman. Status 'Awas' hanya di radius 8 hingga 10 km dari kawah Gunung Agung di Karang Asem yang jaraknya sekitar 60 km dari Bali.


"Status 'Awas' ini hanya berlaku pada radius 8 hingga 10 Km dari kawah Gunung Agung," ujar Jonan saat meninjau Pos Pengamatan Gunung Agung di Kecamatan Karang Asem, Bali (22/12).


Menurut Jonan, masyarakat dan wisatawan yang akan berkunjung dan berwisata diluar radius 8 hingga 10 km dari kawah Gunung Agung sangat aman. "Masyarakat atau wisatawan yang mengadakan kegiatan di Pulau Bali tidak perlu khawatir kalau diluar radius itu karena kondisinya aman saja," jelas Jonan.


Badan Geologi, Kementerian ESDM akan terus melakukan pemantauan terkait aktivitas vulkanik Gunung Agung dan akan menetapkan status sesuai dengan informasi dan data yang terekam dari peralatan yang ada. Badan Geologi konsisten terkait status Gunung Agung sesuai dengan yang terekam oleh alat-alat yang digunakan begitu pula dengan batas radius aman yang ditetapkan akan menyesuaikan dengan status Gunung Agung itu sendiri.


Jonan juga memastikan stok BBM nasional masih sangat aman dengan rata-rata stok mencapai 20 hingga 25 hari. Dia menambahkan kenaikan pertumbuhan konsumsi pada saat libur Natal dan Tahun Baru seperti tahun-tahun sebelumnya diperkirakan sekitar 3-4 persen dari konsumsi nasional.


Sama seperti stok BBM, saat ini stok elpiji nasional rata-rata berada di 15 hari dengan kenaikan konsumsi saat libur Natal dan Tahun Baru diestimasi juga sekitar 4 persen.


Khusus untuk Pulau Bali, BBM disuplai Pertamina dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Manggis dan TBBM Sanggaran. Adapun, untuk elpiji disuplai dari Terminal LPG Manggis. Sedangkan, untuk aviasi dilayani dari Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) yaitu DPPU Ngurah Rai.


Pada Region V, konsumsi BBM selama periode libur Natal 2017 dan Tahun baru 2018 diprediksikan mengalami kenaikan sekitar satu persen dibandingkan konsumsi normal, sedangkan Solar mengalami penurunan sekitar empat persen dibandingkan konsumsi normal. Dibandingkan dengan periode libur Natal 2016 dan Tahun Baru 2017, diperkirakan Bensin mengalami kenaikan sebesar dua persen dan Solar mengalami kenaikan sebesar 14 persen.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore