Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 September 2017 | 01.05 WIB

Saham Freeport Terus Anjlok?

PT Freeport Indonesia (PTFI) anak usaha dari Freeport McMoran saat menandatangani kerjasama dengan Menkeu dan Menteri ESDM Jonan. - Image

PT Freeport Indonesia (PTFI) anak usaha dari Freeport McMoran saat menandatangani kerjasama dengan Menkeu dan Menteri ESDM Jonan.

JawaPos.com - PT Freeport Indonesia (PTFI) anak usaha dari Freeport McMoran resmi menyepakati divestasi saham sebesar 51 persen kepada pemerintah Indonesia. Selain itu, mereka juga sepakat membangun smelter selama lima tahun kedepan atau hingga Januari 2022.


Lewat kesepakatan itu membuat Freeport akan mendapat izin perpanjangan operasi di Indonesia hinga 2041 dengan skema dua kali perpanjangan setiap 10 tahun.


Kendati demikian, kesepakatan itu nampaknya memberi banyak pengaruh terhadap saham induknya. 


Pantauan JawaPos.com dari Bloomberg, sejak terjadinya kesepakatan dengan pemerintah, pencapaian nilai saham tertinggi terjadi pada Senin (28/8) atau Selasa (29/8) waktu Indonesia mencapai USD 15.53. Angka itu terbilang pencapaian tertinggi selama satu bulan.


Di hari selanjutnya, pada penutupan perdagangan Amerika, saham Freeport-McMoran turun menjadi USD 15,21. Dan tepat pada Rabu (30/8) waktu Amerika, saham Freeport anjlok menjadi 14,56.


Masih belum ada keterangan lebih lanjut terkait penurunan ini. Disinyalir, kesepakatan divestasi saham PTFI ke pemerintah Indonesia menjadi akar masalahnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore