Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku belum tahu soal rencana pemberian diskon tarif listrik sebesar 50 persen untuk masyarakat pada periode Juni-Juli 2025. (Istimewa)
JawaPos.com - Pemerintah memutuskan untuk mencabut izin usaha pertambangan (IUP) terhadap 4 dari 5 perusahaan tambang di Raja Ampat, Papua Barat Daya. Salah satu yang tak dicabut adalah PT GAG Nikel milik anak usaha PT Antam Tbk.
Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan ada sejumlah alasan yang melatarbelakangi tidak dicabutnya IUP PT Gag.
Mulai dari memiliki Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) hingga permintaan Pemerintah Daerah (Pemda) yang menginginkan menjadi daerah maju.
"Dari 5 IUP yang beroperasi, yang mempunyai RKAB itu hanya satu IUP yang beroperasi, yaitu PT Gag Nikel, yang lainnya di tahun 2025, belum mendapat RKAB," kata Bahlil dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/6).
Lebih rinci, berikut ini alasan tak dicabutnya PT Gag Nikel menurut Bahlil Lahadalia.
1. Satu-satunya IUP Kontak Karya dan Punya RKAB
Bahlil juga mengatakan bahwa dari lima perusahaan, datanya adalah hanya PT GAG Nikel yang memiliki kontrak karya. Bahkan, dari total itu hanya PT GAG yang memiliki RKAB, sedangkan lainnya tidak diberikan.
Dia membeberkan Pulau Gag itu memiliki luas sekitar 13.136 hektar. Kemudian, kata Bahlil, dari total luasan pulau itu yang dibuka menjadi lahan tambang seluas 260 hektar.
Bahkan, ia mengklaim dari total luasan itu sebanyak 135 hektar sudah dilakukan reklamasi. "Dan sudah dikembalikan ke negara 54 hektar," ujar Bahlil.
2. Diklaim Tak Ada Kerusakan Lingkungan
Bahlil mengklaim tak ada kerusakan di Pulau Gag. Dalam konferensi pers itu, ia memperlihatkan pantauan via udara pada Sabtu (7/6) yang menunjukkan keindahannya.
Dalam video yang ditayangkan, Bahlil memperlihatkan kondisi Pulau Gag tanpa kerusakan alam. Bahkan, rumah-rumah masih berada di pesisir pantai yang biru dengan pepohonan dan hutan hijau tanpa kerukan alat berat.
3. Contoh Perusahaan dengan Amdal yang Baik
Bahkan, Ketua Umum Partai Golkar ini memuji PT Gag Nikel dari jetty yang dimilikinya. "Ini jettynya, ini lautnya, ini adalah proses bagaimana untuk melakukan Amdal yang baik," ujar Bahlil.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
