Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 Juni 2022 | 19.57 WIB

Rogoh EUR 35,37 Juta Tingkatkan Kapasitas Pabrik Cip Semikonduktor

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada acara Pelepasan Peti Kemas Ekspor Vacuum Cleaner Ke-600 PT. Selaras Donlim Indonesia (SDI) di Bogor, Senin (20/12) - Image

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada acara Pelepasan Peti Kemas Ekspor Vacuum Cleaner Ke-600 PT. Selaras Donlim Indonesia (SDI) di Bogor, Senin (20/12)

JawaPos.com – Seiring dengan berkembangnya era Industri 4.0, permintaan cip semikonduktor terus bertumbuh. Kebutuhan tersebut datang dari berbagai sektor industri.

Karena itu, Indonesia dan Jerman sepakat meningkatkan investasi di bidang industri berteknologi tinggi dan membuka peluang untuk mengembangkan pabrik semikonduktor di tanah air. "Kami melihat, permintaaan semikonduktor yang meningkat ini merupakan peluang investasi yang strategis. Indonesia perlu merebut peluang tersebut," ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta Sabtu (18/6).

Menurut Agus, pengembangan industri semikonduktor di tanah air dapat diakselerasi. Misalnya, bergabung dalam ekosistem industri semikonduktor dunia dan memasuki rantai pasok cip global.

"Upaya itu dapat dilakukan melalui kerja sama dengan negara pemain cip global. Salah satunya adalah Jerman," ungkapnya.

Melalui pertemuan pada kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier, Indonesia dan Negeri Panser sepakat meningkatkan investasi di bidang industri berteknologi tinggi.

Komitmen itu akan dilakukan PT Infineon Technologies Batam untuk peningkatan investasi EUR 35,37 juta (Rp 569,3 miliar). Dengan begitu, kapasitas bisa bertambah menjadi 65 juta per minggu pada 2025.

Penggelontoran dana bakal bertambah menjadi EUR 83,57 juta (Rp 1,3 triliun) untuk kapasitas 150 juta per minggu sampai 2030. PT Infineon Technologies Batam merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri semikonduktor.

PMA (penanaman modal asing) asal Jerman itu berinvestasi di Indonesia sejak 1996. Kapasitas produksi pada 2020 mencapai 15 juta piece per minggu dan meningkat menjadi 22 juta pcs per minggu pada tahun lalu.

Salah satu sektor yang cukup kerepotan dengan kelangkaan semikonduktor adalah otomotif. Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Sigit Kumala menyampaikan, krisis cip menghambat proses distribusi beberapa model motor dari pihak produsen ke konsumen.

"Tapi, tidak semua model motor terimbas secara langsung oleh kelangkaan cip semikonduktor," tuturnya.

Menurut dia, para produsen motor saat ini berusaha menyelesaikan persoalan tersebut agar produksi dapat kembali normal dan kebutuhan konsumen terpenuhi.

MARKET SHARE PRODUKSI SEMIKONDUKTOR (5 TERTINGGI)

Perusahaan | Asal | Negara Pangsa Pasar

TSMC | Taiwan | 53,1%

Samsung | Korsel | 17,1%

UMC | Taiwan | 7,3%

GlobalFoundries | Amerika Serikat | 6,1%

SMIC | Tiongkok | 6%

Sumber: Trendforce

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore