Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Maret 2022 | 04.01 WIB

Hari Raya Nyepi, 115 Penerbangan dari dan ke Bali Dihentikan

Ilustrasi penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali. Naufal Fikri Yusuf/Antara - Image

Ilustrasi penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali. Naufal Fikri Yusuf/Antara

JawaPos.com - PT Angkasa Pura I (Persero) akan menghentikan sebanyak 115 penerbangan dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali selama 24 jam dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi tahun Saka 1944 pada Kamis (3/3). Adapun penerbangan itu terdiri dari 58 menuju ke Bali dan 57 lainnya berangkat dari pulau itu.

"Kami sudah melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait, utamanya dengan maskapai penerbangan untuk tidak melakukan penjualan tiket penerbangan rute dari dan menuju Bali selama Hari Raya Nyepi," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi lewat pernyataan resmi, Rabu (2/3).

Operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali akan ditutup sementara selama 24 jam selama Nyepi. Penutupan operasional dilakukan mulai Kamis (3/3) pada pukul 06.00 WITA sampai Jumat (4/3) pukul 06.00 WITA.

Meskipun ditutup, tetap akan ada pengecualian. Pengecualian itu akan diberikan bila ada penerbangan emergency landing ataupun penerbangan medical evacuation yang sifatnya darurat.

"Sejumlah petugas akan tetap berjaga untuk mengantisipasi kedaruratan itu. Selama perayaan Nyepi, seluruh lampu penerangan akan dimatikan di Bandara I Gusti Ngurah," tambahnya.

Faik mengatakan, Lion Air merupakan maskapai yang mengalami dampak paling banyak akibat penghentian operasional itu. Jadwal mereka yang terdampak mencapai 29 penerbangan, dengan perincian 15 penerbangan menuju Bali dan 14 penerbangan berangkat dari Bali.

"Maskapai Citilink dan Wings Air berada di urutan kedua dan ketiga dengan masing-masing dengan 22 dan 21 penerbangan yang berhenti sementara," imbuh Faik.

Untuk rute terdampak paling banyak adalah penerbangan dari atau ke Bandara Soekarno-Hatta, yaitu dengan 57 penerbangan, disusul dari dan ke Bandara Juanda di Surabaya dengan 16 penerbangan. Bandara Internasional Lombok berada di urutan ketiga dengan 9 penerbangan terdampak.

Sebagai informasi, selama Februari 2022, Bandara I Gusti Ngurah Rai melayani 387.574 penumpang dengan persentase naik 148 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dari total penumpang tersebut terdiri berangkat 192.080 dan 195.494 penumpang datang.

Pada Februari ini juga penumpang internasional pun telah berdatangan ke Bali. Untuk jumlahnya mencapai 3.098 penumpang datang maupun berangkat dengan diangkut 94 pesawat udara.

Untuk pesawat udara yang melayani telah mencapai 3.676 pergerakan atau naik 57 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. Adapun tiga maskapai yang mengangkut penumpang terbanyak yakni Lion Air 131.202 penumpang, 72.845 penumpang Citilink Indonesia dan Air Asia 48.475 penumpang.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore