Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Desember 2023 | 15.28 WIB

Pemesanan Tiket Perjalanan Naik 10 Persen Jelang Nataru, Bali jadi Destinasi Teratas Incaran Wisatawan

Co-Foundrr and Chief Marketing Officer ticket.com Gaery Undarsa, Peneliti BRIN Addin Maulana, dan Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad dalam outlook pariwisata 2024 di Wisma Barito Pacific II, Rabu. - Image

Co-Foundrr and Chief Marketing Officer ticket.com Gaery Undarsa, Peneliti BRIN Addin Maulana, dan Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad dalam outlook pariwisata 2024 di Wisma Barito Pacific II, Rabu.

JawaPos.com - Potensi industri pariwisata jelang perayaan natal dan tahun baru (nataru) sangat besar. Karena menjadi momentum yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat yang ingin berlibur di akhir tahun. Baik di dalam maupu ke luar negeri.

Perolehan data tiket.com per 30 November 2023 mencatat jumlah booking tiket pesawat, akomodasi, dan aktivitas wisata meningkat 10 persen dibandingkan dengan nataru 2022. Bali masih menjadi destinasi wisata domestik teratas incaran para wisatawan. Kemudian, Surabaya dan Medan menjadi jujukan destinasi wisata di posisi kedua dan ketiga.

"Kami menangkap bahwa tujuan mobilitas ke daerah tersebut pastinya untuk merayakan liburan Natal bersama keluarga di kampung halaman serta liburan akhir tahun di destinasi favorit wisatawan," kata Co-Founder & Chief Marketing Officer tiket.com Gaery Undarsa di kantornya, Rabu (13/12).

Untuk destinasi internasional, lanjut dia, Jepang masih menduduki nomor satu sebagai destinasi favorit. Diikuti oleh Singapore, Hongkong, Thailand, dan Sydney.

Berdasarkan data tersebut, Gaery melihat bahwa destinasi internasional menjadi favorit masyarakat Indonesia karena mudahnya akses ke negara tersebut. Termasuk bebas visa maupun adanya waiver visa.

"Jarak kedekatan negara dengan Indonesia juga menjadi alasan. Sehingga waktu perjalanan tidak terlalu lama," tandasnya.

Mengacu pada hasil data riset antara tiket.com bersama Pusdatin Kemenparekraf RI, sepanjanh 2023 terjadi pertumbuhan yang signifikan pada perilaku wisatawan dalam menggunakan moda transportasi. Pesawat mengalami peningkatan signifikan mencapai 77,2 persen dan kereta api mengalami kenaikan 23 persen bila dibandingkan pada 2021 saat masih pandemi Covid-19.

Pemesanan akomodasi (hotel) juga melesat 172 persen. Diikuti lama tinggal yang didorong tarif harga kamar yang lebih rendah. Pola lain yang ditemukan adanya kecenderungan wisatawan untuk melakukan perjalanan berkelompok lebih besar.

"Temuan menarik lainnya adalah adanya peningkatan pada quality tourism, yaitu durasi tinggal wisatawan di destinasi lebih lama sehingga menciptakan perputaran ekonomi lebih tinggi. Ini terjadi di destinasi Papua, Bali, Aceh, Jawa Barat, dan Jawa Tengah," terang Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Addin Maulana.

Wisatawan mancanegara (wisman) pun mengalami peningkatan kunjungan yang signifikan. Yakni sebesar 6,7 persen dalam tiga tahun terakhir. Asal negara para wisatawan tertinggi berasal dari Eropa. Diikuti oleh Amerika Serikat (AS) serta Asia, khususnya Timur Tengah dan Pasifik.

Menurut dia, direct flight ke Indonesia yang sedikit memengaruhi durasi tinggal wisman di Indonesia. "Agar lebih banyak wisatawan mancanegara dapat tinggal lebih lama di Indonesia, seharusnya lebih banyak penerbangan yang langsung ke Indonesia sehingga travel time menuju Indonesia menjadi lebih singkat. Sekaligus memudahkan mereka untuk berkunjung dan berwisata ke Indonesia," beber Addin.

Untuk pertunjukan/atraksi wisata, Jakarta menempati urutan pertama sebagai destinasi yang paling banyak dikunjungi. Kemudian diikuti oleh Bali, Sumatera Selatan, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Aktivitas favorit para wisatawan di antaranya seperti Trampoline Arena, Arcades, Nature and Zoo, serta Amusement Park.

Sedangkan, untuk provinsi yang paling banyak banyak menyelenggarakan event, termasuk konser dan olah raga masih ditempati Jakarta. Disusul oleh Kalimantan Selatan, Banten, Kalimantan Timur, dan Jawa Timur.

"Pengeluaran pengunjung untuk event konser hampir dua kali lipat lebih tinggi dibanding event sport," jelasnya.

Pariwisata Indonesia 2023
-menyumbang 7,25 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional
-perjalanan berkelompok
wisatawan domestik: 83 persen
wisatawan mancanegara: 93 persen
-pemesanan pesawat: naik 77,2 persen sejak 2021
-pemesanan kereta api: naik 23 persen sejak 2021
-wisatawan mancanegara: Eropa, Amerika Serikat, Asia (tinggal lebih dari 20 hari)
-Destinasi dengan lama perjalanan tertinggi: Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur
-rata-rata harga kamar turun 19 persen sejak 2021

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore