
Ilustrasi pusat perbelanjaan memberikan diskon untuk menarik konsumen
JawaPos.com - Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020 secara umum berdampak terhadap terhambatnya kegiatan operasional hampir seluruh perusahaan, tak terkecuali PT Satyamitra Kemas Lestari (Tbk). Namun, seiring dengan mulai pulihnya ekonomi Indonesia, kinerja perusahaan ikut terkerek.
Direktur PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk Herryanto Setiono Hidayat mengatakan, laba sebelum pajak perusahaan mengalami kenaikan 116,21 persen menjadi Rp 53,6 miliar pada semester pertama tahun ini dibandingkan periode tahun lalu yang sebesar Rp 20,1 miliar.
Herryanto optimistis dapat meraih target penjualan sekitar Rp 2 triliun tahun ini. Sementara laba bersih diperkirakan sekitar Rp 80 hingga 90 miliar. Angka tersebut naik dari Rp 40 miliar pada 2020.
Menurutnya, berhasilnya Indonesia keluar dari resesi menjadi salah satu pemicu kinerja perseroan pada semester pertama 2021. Hal tersebut juga berdampak positif pada kinerja perseroan dimana membukukan penjualan Rp 966,66 miliar sepanjang paruh tahun ini, atau naik 16,12 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 832,47 miliar.
"Pertumbuhan ekonomi mendorong meningkatnya industri makanan, minuman, elektronik dan sepatu," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (12/8).
Herryanto juga mengatakan, mulai pilihnya ekonomi juga mendorong permintaan pelanggan produk perseroan termasuk meningkatkan ekspor yang akan berdampak langsung pada kinerja.
Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga menangkap peluang bisnis di area Jawa Tengah yang rencananya akan membangun pabrik terbaru berkapasitas 150.000 ton per tahun, di atas lahan seluas 8 hingga 15 hektare di kawasan industri terpadu Batang, Jawa Tengah.
Dengan demikian, pihaknya menggelontorkan dana investasi dari capital expenditure (capex) sebanyak Rp 1 triliun. Jika sebelumnya pembangunan pabrik akan dimulai tahun ini, namun karena pandemi membuat jadwal mundur hingga tahun 2022 mendatang.
"Diharapkan pabrik ini dapat beroperasi secara bertahap pada tahun 2023," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
