
Ilustrasi PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
JawaPos.com - PT Chandra Asri Tbk (TPIA) melakukan tanggung jawab sosial dengan berkomitmen pada program berkelanjutan terutama terkait peran perusahaan terhadap lingkungan. Dalam hal ini, perusahaan melakukan pengelolaan sampah plastik yang bertujuan mengurangi sampah plastik di laut hingga 70 persen pada 2025 mendatang.
"Sistem berkelanjutan ini penting untuk mempertahankan keberlangsungan lingkungan, sosial dan manajemen serta 3 aspek utama perusahaan People, Planet, Profit," kata Direktur Chandra Asri Suryandi dalam keterangannya, Jumat (23/4).
Dalam mendukung program pengelolaan sampah plastik, perseroan melakukan edukasi perubahan perilaku melalui program World Clean Up Day dan Aksi Bersih Pantai Paku yang diikuti lebih dari 336 peserta dan berhasil mengelola 26.636 kilogram (kg) sampah plastik. Tak hanya itu, Chandra Asri juga berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dalam mendukung program Jakarta Recycle Center.
"Chandra Asri menyediakan 36.000 kantong sampah plastik daur ulang, yang berhasil mengurangi sampah terbuang (all type) ke TPA sebanyak 160.637 Kg dan mengurangi sampah plastik ke TPA sebesar 12.671 kg," ungkapnya.
Selain itu, lanjutnya, Chandra Asri juga berkomitmen pada pemilahan sampah di lingkungan kantor maupun pabrik. Pihaknya ikut berkontribusi dalam menciptakan Ekosistem Pengelolaan Sampah Plastik.
"Dimulai dari pemilahan dan pengumpulan sampah plastik, pemrosesan sampah plastik 1.456 kg sampah plastik menjadi 1.287 liter BBM hingga pendistribusian manfaat untuk masyarakat," tuturnya.
Dia menambahkan, pihaknya juga berkontribusi dalam pembangunan jalan aspal plastik, pada 2020 telah dilakukan di sepanjang 37,57 km dan mengelola sampah plastik sebanyak 207.321 kg. Di sisi lain, selama pandemi, pihaknya juga memberikan dukungan bagi masyarakat yang terkena dampak langsung dari pandemi Covid-19, dalam skala nasional serta di area di mana perusahaan beroperasi.
Langkah yang dilakukan, yakni dengan perusahaan bergabung dalam konsorsium bentukan Universitas Indonesia (UI) yang fokus melakukan pengembangan dan pengadaan flocked swab buatan dalam negeri.
"Ini untuk mendukung pemerintah dalam ketersediaan alat pengujian PCR," sebutnya.
Pihaknya juga menjamin ketersediaan bahan baku APD dalam negeri melalui produk PP Trilene HS35NW untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis yang menjadi garda depan dalam penanganan Covid-19.
"Kami juga berkolaborasi dengan PT Duaroda Saranatama untuk mengembangkan Carrier Box Vaccine untuk keperluan distribusi vaksin jarak dekat dalam rangka mendukung strategi prioritas dari pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19," pungkas dia.
Atas semua hal yang dilakukan tersebut, pihaknya meraih tiga penghargaan sekaligus yakni, kategori Top CSR Award 2021 Bintang 4, Top Leader on CSR Commitment 2021 dan Inovation of Plastic Waste Technology.
https://www.youtube.com/watch?v=D20CWAEe5R0

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
