
Photo
JawaPos.com - Kemajuan industri otomotif di sebuah negara tidak hanya berhasil jika memenuhi keperluan dalam negeri tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengekspor produknya ke luar negeri. Hal inilah yang terus diupayakan pemerimtah dan industri otomotif untuk mendapatkan devisa bagi negara.
Semangat untuk menggenjot ekspor mobil yang dikumandangkan pemerintah dengan dukungan Agen Pemegang Merek (APM) di Indonesia akhirnya mendapat jawaban di paruh pertama 2019. Setelah Toyota mengekspor 300 ribuah unit mobil ke luar negeri, kini giliran Honda Prospect Motor (HPM) yang menjajal ekspor dengan mengirimkan New Honda Brio ke Filipina.
Ekspor model city car Honda ini dilakukan, Rabu (10/9) melalui pelabuhan Tanjung Priok. Selain ke Filipina, HPM juga berencana untuk mengekspor Honda Brio ke Vietnam pada tahun ini.
Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor, Takehiro Watanabe, mengatakan Honda Brio adalah model spesial karena dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang spesifik di Indonesia dan Asia.Kapasitas produksi yang telah memenuhi kebutuhan lokal membuka kesempatan bagi HPM untuk membawanya ke pasar Asia lainnya.
"Setelah mendapat sambutan luar biasa dari pasar domestik, kami yakin bahwa All New Honda Brio yang diproduksi di Indonesia juga akan sukses di negara lain di kawasan ini," ujar Watanabe melalui keterangan resminya, Rabu (10/4)
Honda Brio pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada 2012, dan diikuti oleh Honda Brio Satya untuk mendukung program LCGC setahun setelahnya. Model ini sangat diterima oleh pelanggan di Indonesia, dengan lebih dari 280.000 unit penjualan dan 32 penghargaan bergengsi sampai sekarang.
Sebelum Honda Brio, HPM telah mengekspor mobil Completely Built Up (CBU) Honda Freed ke beberapa negara seperti Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam sejak tahun 2009 hingga 2014. Selain itu, HPM juga mengekspor komponen mobil sejak 1992 ke berbagai negara di antaranya Jepang, Thailand, Malaysia dan negara lainnya.
Honda Brio pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2012, dan diikuti oleh Honda Brio Satya untuk mendukung program LCGC pada tahun 2013. Model ini sangat diterima oleh pelanggan di Indonesia, dengan lebih dari 280 ribu unit penjualan dan telah 32 penghargaan bergengsi.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
