
Direktur Commeta Grup Septianus (kedua dari kanan) dan Sales Manager PT Tissor Indonesia Eriqa Sutjitro (dua dari kiri) saat merilis produk Tissor di Jakarta.
JawaPos.com - Commeta Grup memboyong produk Tissor ke pasar Indonesia. Tissor merupakan produk kunci digital untuk akses pintu rumah maupun perkantoran.
Direktur Commeta Grup Septianus menerangkan, Tissor memiliki beragam fitur mulai dari akses kunci fingerprint, PIN password, ID card, hingga remote control. "Kami melihat perkembangan industri sekarang sudah mulai ke arah digital salah satunya adalah produksi kunci. Tissor ini bisa memenuhi rasa aman untuk kebutuhan rumah maupun properti lainnya,” ujar Septianus saat jumpa pers di Jakarta baru-baru ini.
Sementara itu, Sales Manager PT Tissor Indonesia Eriqa Sutjitro menilai bahwa konsep kunci pintar atau sejenisnya memang masih belum masif berkembang di Indonesia. Namun hal itu tidak menutup kemungkinan konsep ini akan menjadi tren kunci baru di industri properti khususnya rumah tangga.
Menurut dia, era digital saat ini memungkinkan kunci konvensional digantikan dengan konsep kunci pintar yang sudah banyak diterapkan di Eropa dan Amerika. "Secara tren memang kunci pintar masih belum familiar di masyarakat Indonesia. Tapi dengan edukasi betapa mahal dan pentingnya keamanan, kita harus mengajarkan bahwa kunci pintar sangat berguna untuk keamanan di rumah maupun aset properti lainnya,” ujar Eriqa.
Kunci pintu pintar besutan Tissor mengedepankan teknologi digital berupa pin, sidik jari, kartu, dan remote control. Kunci tersebut bisa diterapkan untuk berbagai macam pintu, baik pintu kayu maupun kaca.
Tissor sendiri menyediakan tiga macam jenis kunci pintarnya, yakni Tipe T6000, T6100, dan T6190. Ketiganya Tipe T6000 dikhususkan untuk pintu kaca. Tipe ini merupakan yang paling canggih dengan beragam fitur seperti sidik jari, pin, id card, dan remote control.
Untuk Tipe T6100, kunci pintu pintar ini bisa digunakan pada pintu kayu. Tipe ini hanya bisa menggunakan pin untuk aksesnya. Terakhir untuk Tipe T6190 sejatinya sama seperti tipe T6100 yaitu dipasang untuk pintu kayu. Namun perbedaannya adalah tipe ini lebih canggih karena sudah menggunakan teknologi sidik jari dan id card. Ini tentu lebih praktis karena tanpa memencet tombol pin untuk bisa membuka kuncinya.
Eriqa menilai bahwa saat ini mengajak masyarakat mau beralih dari konvensional ke kunci pintar memang bukan perkara mudah. Untuk itu pihaknya mengaku akan menyasar segmentasi milenial untuk produk kunci pintarnya. Pasalnya, kaum milenial dinilai sangat cepat beradaptasi dengan perubahan gaya hidup (lifestyle) salah satunya adalah kunci.
"Kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memasarkan produk Tissor Indoneia. Termasuk penjualan online melalui e-commerce ternama di Indonesia," terangnya.
Kabinet
Di Indonesia, Commeta Grup tidak hanya memasarkan produk kunci digital, melainkan bisnis pergudangan (warehouse) juga turut dijalaninya. Dialah Kabinet yang merupakan tempat penyewaan penyimpanan barang.
Jika pengguna memiliki banyak barang yang masih penting namun tidak ada tempat jika disimpan di rumah, Kabinet bisa menjadi solusinya. Pengguna bisa sewa per kamar kalau barang yang mau dititipkan sedikit. Namun jika membutuhkan banyak space, kamu bisa pula menyewa dengan ukuran yang lebih besar untuk menyimpan banyak barang.
Kabinet memiliki beberapa pilihan sendiri untuk dimensi gudangnya. Mulai dari sewa gudangnya yang berukuran kecil, yaitu ukuran 1x2x2 m sekitar Rp 510 ribu per bulan. Ada juga yang ukuran menengah 2x2x2 m dengan tarif sekitar Rp 999 ribu per bulan. Hingga yang berukuran besar 2x4x2 dengan tarif Rp 1,950 juta.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
