Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Februari 2019 | 04.50 WIB

Dikritik Soal Infrastruktur, Jokowi: Yang Suruh Makan Jalan Tol Siapa?

Presiden Joko Widodo - Image

Presiden Joko Widodo

JawaPos.com - Dalam acara syukuran hari lahir Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di kediaman mantan petinggi Partai Golkar Akbar Tandjung, Presiden Joko Widodo terang-terangan menyampaikan alasannya memilih fokus membangun infrastruktur.


Keputusan mantan wali kota Solo itu memang kerap diperdebatkan, apalagi menjelang pemilihan presiden yang kedua kalinya bagi Jokowi. Sebab infrastruktur tak langsung memberi dampak jangka pendek kepada rakyat.


"Tadi juga disinggung infrastruktur, karena yang sering dibicarakan masyarakat yang gede-gede, baik itu pelabuhan besar, airport baru, jalan tol, yang sebetulnya infrastruktur yang kecil-kecil juga," kata Jokowi di Jakarta, Selasa (5/2).


"Jalan tol, karena ada yang menyampaikan, 'Pak, kami tidak setuju dengan jalan tol. Kami tidak makan jalan tol.' Memangnya yang suruh makan jalan tol siapa?" lanjutnya.


Sejak awal memerintah pada 2014, Presiden Joko Widodo memilih untuk fokus membangun infrastruktur. Namun, ada anggaran yang harus dikorbankan di awal, yakni anggaran subsidi.


Dia membeberkan, sejak Indonesia merdeka hanya 780 kilometer jalan tol yang terbangun, termasuk Tol Jagorawi. Hal ini menjadi aneh, sebab infrastruktur adalah sebuah fondasi untuk mengejar ketertinggalan dengan negara lain.


"Ini pasti ada yang salah. Saya sampaikan, tidak bisa tidak harus dikejar sebagai fondasi dengan negara lain. Dan sampai saat ini 2018 akhir sudah selesai bangun yaitu 782 kilometer selama 4 tahun," ujarnya.


Jokowi pun bertekad bakal menyelesaikan target pembangunan jalan hingga 1.854 kilometer tahun ini. Dia menegaskan, pembangunan infrastruktur akan tetap berjalan dengan sisa tahun anggaran yang ada.


"Meskipun jauh (dari target, Red) 2.080 kilometer, kita harus mengejar angka yang lebih baik. Tahapan infrastruktur tetap berjalan," jelasnya.


Dia juga menyampaikan bahwa yang dibangun selama masa pemerintahannya ini bukan hanya proyek gede-gedean saja. Tetapi sampai ke desa-desa. Menurutnya, pembangunan infrastruktur di desa juga begerak melalui adanya program dana desa.


"Lewat dana desa, dan desa ini membangun jalan-jalan besar. Telah dibangun 191 ribu kilometer jalan di desa-desa. Irigasi 85.000 unit di desa-desa," terangnya.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore