
Beras di pasar induk beberapa waktu lalu
JawaPos.com – Kasus beras miskin (raskin) yang terjadi di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), masih belum jelas siapa yang bertanggung jawab. Kasus ini sudah sampai ke gedung parlemen.
Supaya terang benderang, Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendesak agar investigasi temuan beras plastik yang diduga milik Badan Urusan Logistik (Bulog) Kota Bitung, dipercepat.
"Mohon investigasi cepat," tegas Wakil Ketua Komisi IV DPR Herman Khaeron di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9).
Dia meminta Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) segera mengeluarkan hasil uji laboratorium untuk memberi kepastian. Jika terlalu lama, menurut Herman, keresahan masyarakat untuk mengonsumsi beras semakin luas. Hasil uji lab pun bisa memberi kepastian langkah hukum yang perlu diambil.
Nah, jika hasilnya positif beras tersebut mengandung bahan plastik, pengedar maupun produsen bisa dijerat secara hukum. "Dipastikan dulu, diinvestigasi dulu, benar gak bisa dijerat," imbuhnya.(dna/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
