
Konferensi pers INACA soal harga tiket pesawat
JawaPos.com - Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (Indonesia National Air Carriers Association/INACA) mengatakan penurunan hard tiket penerbangan domestik akan berlangsung selama low season tau April 2019. Harga tiket maskapai yang diturunkan tersebut merupakan harga sebelum natal dan tahun baru pada 2018 lalu.
“Kita memasuki low season seperti 2018 sampai dengan April nanti,” ujar Ketua INACA Ari Ashkara di Restoran Batik Kuring di Kawasan SCBD Jakarta, Minggu (13/1).
Sekjen INACA Tengku Burhanudin bersyukur setelah melakukan pembahasan bersama dengan para maskapai penerbangan, penurunan harga berhasil diwujudkan. Para maskapai yang tergabung dalam INACA ternyata sudah menurunkan enam rute penerbangan pada Jumat (11/1).
“Sebagai contoh kalau Banda Aceh-Jakarta Rp 3,2 juta itu Garuda nanti dijual Rp 1,6 juta, Batik Air Rp 2,8 mungkin Rp 1,5 juta. Mungkin juga Jakarta-Jayapura tadinya Rp 4 juta sekararang lebih kurang Rp 3 juta, Batik Air Jakarta-Bali Rp 2,9 juta menjadi Rp 1,9 juta,” kata Tengku.
Sementara itu, Direktur Niaga PT Garuda Indonesia Tbk Piki ilham menegaskan, selaku maskapai penerbangan Full Service Carier (FSC), dalam penetapan harga tarif mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 14 tahun 2016 mengenai Tarif Batas Atas (TBA) dan Tarif Batas Bawah (TBB). Dalam aturan tersebut, maskapai layanan penuh atau FSC diperbolehkan menaikkan harga hingga 100 persen dari batas atas.
“Sedangkan, medium service maksimum 90 persen dari TBA, dan Low Cost Carier (LCC) maksimum 85 persen dari TBA,” jelasnya.
Tujuan dari aturan tersebut, lanjutnya, agar industri penerbangan dapat hidup dengan sehat, sehingga tidak terjadi persaingan harga meskipun pelayanan setiap maskapai berbeda-beda.
“Yang terjadi selama ini, antara maskapai banting-banting harga. Dan Kami dari Garuda karena TBB-nya adalah 30 persen dari TBA, akibatnya Garuda bisa gunakan harga yang sangat lebar itu untuk bersaing di pasar, tapi kalau Garuda lakukan terus menerus, maka LCC bisa enggak hidup juga,” katanya.
“Mulai Jumat kemarin, kami sudah turunkan enam rute. Hari ini, kami pastikan Banda Aceh akan turun, Jayapura, Pontianak, Ujung Pandang, Denpasar, Yogya, Surabaya, Padang, dan beberapa destinasi lain akan turun. Ini akan terus kami evaluasi sesuai demand dari masyarakat itu sendiri,” pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
