Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Juli 2023 | 19.50 WIB

Digitalisasi Mamin sebagai Upaya Menembus Pasar Eropa

Digitalisasi mamin sebagai upaya menembus pasar Eropa usai diberlakukannya regulasi deforestasi. - Image

Digitalisasi mamin sebagai upaya menembus pasar Eropa usai diberlakukannya regulasi deforestasi.

JawaPos.com - Industri makanan dan minuman (mamin) merupakan salah satu sektor yang mendapat prioritas pengembangan dalam penerapan transformasi digital. Langkah itu diyakini menjadikan sektor mamin nasional berdaya saing global.

Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika mengatakan, selama ini industri mamin berperan penting menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal itu dibuktikan dari kontribusinya pada kuartal I 2023 sebesar 38,61 persen terhadap PDB industri pengolahan nonmigas dan 6,47 persen terhadap PDB nasional.

"Industri makanan dan minuman juga mulai kembali bangkit setelah mengalami pukulan akibat pandemi Covid-19. Pada kuartal I 2023 (YoY) mampu tumbuh 5,33 persen, meningkat dibandingkan dengan periode yang sama pada 2022 sebesar 3,75 persen," ujar Putu kemarin (18/7).

Menurut Putu, digitalisasi membawa efek positif bagi sektor dalam upaya meningkatkan nilai ekspornya. Sebagai contoh, saat ini terdapat penerapan regulasi EU regulation on deforestation di kawasan Uni Eropa yang menuntut para pelaku industri di Indonesia, seperti sektor mamin, untuk menunjukkan bukti sertifikasi dan verifikasi bahwa produknya tidak berdampak pada deforestasi.

"Melalui digitalisasi, kita bisa melakukan traceability terhadap produk-produk kita untuk bisa menembus pasar ekspor. Kami meyakini, industri makanan dan minuman bisa melakukannya dengan baik," ujarnya.

Upaya digitalisasi itu telah dijalankan pelaku industri pengolahan susu di dalam negeri. Mulai peternakan, tempat pengumpulan susu, hingga proses pengolahan.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi) Adhi S. Lukman menambahkan, pendampingan industri 4.0 menunjukkan keseriusan pemerintah dalam upaya mendukung peningkatan daya saing, khususnya sektor mamin. "Karena banyak tantangan ke depan, yang butuh penerapan teknologi digital," tuturnya. (agf/c7/dio)

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore