
Ilustrasi
JawaPos.com – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bertekad para pelaku ekonomi kreatif bisa membuka gerai produk-produk lokal di luar negeri. Saat ini pasar luar negeri tengah melirik kualitas dan keunikan produk lokal. Hany saja, mereka kesulitan buat memasarkannya. Sebaliknya, Indonesia kini dipenuhi berbagai produk luar negeri di gerai-gerai pusat perbelanjaan.
Deputi II Bidang Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo mencontohkan pasar internasional menyukai kualitas dan kreativitas pakaian muslimah tanah air.
Hal itu terbukti saat pagelaran fesyen dan busana muslim tanah air menghipnotis pasar Eropa dan Amerika Serikat.
“Kenyataannya baju muslim tak hanya dipakai masyarakat muslim di Eropa. Di London Fashion Week itu produk kita habis. Begitu pula saat di Amerika kita bawa baju ke sana, masyarakat di sana bertanya di mana bisa beli baju kita karena gerainya belum ada, ini sedang kami pikirkan,” kata Fajar di Bintaro, Sabtu (19/2).
Fajar menjelaskan pakaian muslim lokal di luar negeri juga dipakai untuk pakaian musim dingin. “Ini jadi pekerjaan rumah kami punya gerai di sana. Di sini kan ada Zara, Mango, kita juga ingin,” katanya.
Begitu pula di bidang kuliner, Bekraf tengah mengembangkan “Kuliner Rasa Indonesia Mendunia”. Pihaknya memanfaatkan rasa soto yang khas. Fadjar ingin soto tanah air sama populernya dengan Tom Yam khas Thailand.
“Lalu kopi, kita tak ingin kopi-kopi hanya lewat kedai tetapi warung-warung kopi juga lewat komunitas,” tegasnya.
Fadjar mencontohkan totalitas Koreas Selatan dalam mengembangkan industri sinetron begitu besar. Korea berhasil menghipnotis kaum hawa di tanah air tergila-gila dengan drama Korea.
“Korea sukses kembangkan ekonomi kreatif. Kembangkan industri sinetron. Mereka bagikan gratis ke stasiun televisi dan ibu-ibu suka banget. Dan itu mempengaruhi mindset perilaku pembelian. Itu namanya efek sublimasi. Ini menjadi kajian kami,” jelas Fadjar. (cr1/JPG)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
