Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Februari 2018 | 13.05 WIB

Polisi Syariat Dikerahkan Kawal Objek Wisata Saat Valentine's Day

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Selain melarang perayaan, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh akan mengerahkan Polisi Syariat atau Wilayatul Hisbah dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), untuk menjaga objek wisata pada Hari Valentine.


Hal itu dilakukan Pemkab Aceh Besar terkait imbauannya kepada masyarakat agar tidak merayakan hari valentine yang juga dikatakan hari kasih sayang.


"Tempat wisata tidak kita tutup, tapi kita jaga," kata Bupati Aceh Besar Mawardi Ali di Banda Aceh, Selasa (13/2).


Mawardi menegaskan, parayaan Valentine's Day sejatinya tidak dikenal dalam Islam dan masyarakat muslim. Oleh sebab itu, pihaknya sudah merlarang warganya untuk merayakan hari kasih sayang itu.


“Semua elemen masyarakat di Aceh Besar (agar) tidak merayakan Valentine's Day,” kata dia.


Dia mengatakan, pelarang itu, semata-mata bertujuan menjalankan dan sekaligus menegakkan syariat Islam di Aceh Besar. Pasalnya, Aceh selama ini dikenal dengan syariat Islam dan Serambi Mekkah.


“Satpol PP dan WH akan kawal. Tidak ada namanya perayaan Valentine Days,” tegasnya.


Ia mengungkapkan, mereka yang melanggar akan diberi sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku di Aceh Besar dan Aceh secara umum selama ini.


“Adalah (pasti ada sanksinya). Seperti biasa, kalau ada pelanggaran syariat Islam maka dihukum seperti yang tertuang dalam Qanun. Itu pasti,“ tambahnya.


Sejalan dengan itu, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Provinsi Aceh juga menyatakan perayaaan alentine's Day bukan budaya orang Islam atau muslim. Sehingga masyarakat diminta tidak merayakannya.


“Valentine tidak ada hubungan dengan syariat dan bukan untuk orang kita (Muslim). Karenakan sifatnya tidak membawa maslahat tapi mendatangkan kerusakan,” kata Wakil MPU Aceh Teuku Faisal Ali.


Menurutnya, Valentine yang diperingati pada 14 Februari itu lebih banyak mendatangkan efek negatif dibandingkan kebaikkan.


Kata dia, jika bicara hari kasih sayang setiap orang selalu bisa memberikan kasih sayang atau saling menyayangi. Setiap waktu dan di mana saja serta tidak harus pada hari Valentine.


"Tetapi setiap saat harus kita lakukan (saling menyayangi)," imbuhnya.

Editor: Budi Warsito
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore