
Gubernur Sumsel, Alex Noerdin saat menerima piala dari Presiden RI, Joko Widodo
JawaPos.com - Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2018 di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Senin (30/4) menjadi agenda khusus Gubernur Sumsel, Alex Noerdin. Lantaran, dibuka langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo.
Karena itu, Gubernur Sumsel rela menaiki ojek, karena kondisi jalan yang macet di Jakarta.
Gubernur Sumsel, Alex Noerdin mengatakan jika dirinya sengaja memesan jasa ojek karena terjebak macet di kawasan Semanggi. Bahkan, kemacetan tersebut sudah memakan waktu hampir satu jam.
"Ini agenda penting. Karena itu, saya tidak boleh terlambat, jadi saya pesan ojek saja biar datang tepat waktu," katanya melalui pesan singkatnya, Senin (30/4).
Dirinya mengaku dalam Musrenbang ini, Sumsel berhasil menyabet juara dua Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2018 kategori perencanaan dan pencapaian terbaik tingkat provinsi se-Indonesia.
Meski menduduki juara dua setelah Jawa Timur, menurutnya, ini capaian puncak dari perjuangan dan kerja keras yang dilakukan Pemprov Sumsel, setelah melalui tahapan yang sangat ketat.
"Ini prestasi terakhir saya karena November ini akhir masa jabatan saya," terangnya.
Ia berharap prestasi ini terus diraih oleh Provinsi Sumsel, dan tak pernah berhenti meski bukan dirinya lagi yang menjabat. "Saya harap nantinya Gubernur yang akan datang mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional," tutupnya.
Untuk diketahui, ada beberapa tahapan yang sangat ketat yang telah dilalui oleh Sumsel, dimulai dengan penilaian dokumen perencanaan dan akhirnya masuk ke dalam 15 nominator.
Kemudian, dilakukan penilaian lapangan yang dilakukan oleh tim pusat yang terdiri dari tim independen dan tim Bappenas untuk diverifikasi terhadap seluruh stakeholder dan diakhiri dengan paparan di Jakarta untuk diuji tim penilai independen.
Dari paparan tersebut, beberapa capaian pembangunan makro Sumsel yang menonjol jelas pada tahun 2017 yakni Pertumbuhan Ekonomi 5,51 persen diatas pertumbuhan Nasional 5,07 persen, ketimpangan Pendapatan Indeks Gini Rasio 0,365 lebih baik dibandingkan tingkat nasional 0,391.
Kemudian yang menonjol yakni tingkat pengangguran yang mencapai 4,39 lebih kecil dibandingkan nasional yang mencapai 5,5. Setelah itu, IPM terus meningkat secara signifikan dan tingkat kemiskinan terus menurun.
Selain capaian tersebut, Kementerian PAN-RB juga memberikan predikat A kepada Pemprov Sumsel. Bahkan, BPK RI juga memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Sumsel juga melakukan perencanaan pembangunan yang disusun secara holistik, tematik, integratif dan spasial serta sinkranisasi perencanaan dan penganggaran dapat dikawal dengan baik.
Karena itu, Sumsel ditetapkan sebagai juara dua daerah yang perencanaan dan pencapaiannya terbaik se-Indonesia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
