
Warga Jakarta nonton Gerhana Bulan Total di Planetarium Taman Ismail Marzuki.
JawaPos.com - Antrean masyarakat terjadi di Planetarium, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat. Hari ini, mereka akan sama-sama menyaksikan gerhana bulan total (GBT) melalui teropong yang disediakan secara gratis.
Pantauan JawaPos.com di lokasi sekitar pukul 00.30 WIB, halaman TIM sudah padat oleh mereka yang ingin menjadi saksi fenomena langka tersebut. Sejumlah teropong berwarna putih sudah tersedia, diikuti dengan antrean para pendaftar yang mulai memanjang.
Diperkirakan, gerhana bulan total mulai terjadi sekitar pukul 01.24 WIB. Saat itu, pengunjung sudah mulai riuh melihat dari teropong maupun mendangakkan kepala ke atas langit, melihat bulan secara langsung dengan mata telanjang.
“Wah, sudah mulai tuh (gerhana). Ketutup bulannya, gelap,” ujar Nina, 20, seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta.
Selain teropong, warga yang datang namun belum melalukan registrasi juga tetap bisa menyaksikan gerhana bulan total. Panitia memberikan fasilitas berupa sebuah layar proyektor yang dapat digunakan untuk nonton bareng (nobar).
Sorotan layar itu berasal dari Mobile Observatory Planetarium and Observation Jakarta yang diparkir di depan Plaza Theater Jakarta. Masyarakat duduk lesehan dan antusias melihat pergerakan yang mulai terjadi.
“Lihat, dek, itu mulai ketutup bulannya,” kata Tini, 30, kepada anaknya yang diikut sertakan menonton gerhana.
Bersamaan dengan itu, pengurus Masjid Amir Hamzah yang berada di kawasan TIM juga mengadakan salat gerhana bulan. Sejak pukul 01.00 WIB, sudah mulai terdengar panggilan kepada pengunjung untuk melaksanakan salat sunah tersebut yang akan diimami oleh Ustaz H Mukhhlis Mukti LC sekaligus khatibnya.
“Kepada para pengunjung, mari menuju masjid, karena salat sunah gerhana bulan akan segera dimulai. Mari sejenak kita laksanakan,” seru pengurus masjid melalui pengeras suara.
Sebagai informasi, kegiatan peneropongan gerhana bulan total di Planetarium Jakarta dimulai sejak pukul 23.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB pagi nanti, Sabtu (28/7). Fenomena GBT sendiri akan berlangsung selama 103 menit. Gerhana total akan dimulai pada pukul 02.30 WIB. Puncak totalitas gerhana terjadi sekitar pukul 03.21 WIB dan berakhir pukul 04.14 WIB. (yes/Yesika)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
