
Petugas damkar berjibaku memadamkan api selama 12 jam. Api baru benar bisa padam
JawaPos.com - Kebakaran gudang pabrik karet milik PT Incasi Raya, kawasan Bypass, Kelurahan Pampangan, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat, akhirnya berhasil dipadamkan. Petugas berjibaku lebih dari 12 jam untuk memadamkan api.
Api yang diketahui membesar sejak pukul 06.10 WIB, berhasil dijinakkan petugas menggunakan sebanyak 21 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) sekitar pukul 15.35 WIB, Senin (23/4).
Selain kelelahan, beberapa dari puluhan petugas damkar yang berjuang dalam pemadamam api, dilaporkan mengalami luka hingga kesulitan bernafas karena dikepung kepulan asap hitam.
"Ya, tadi ada personil yang luka lecet dan sulit bernafas. Tapi, semua itu tidak berpengaruh. Sebab, petugas terus berjibaku memadamkan api. Petugas yang terluka juga telah mendapat perawatan medis," kata Kabid Operasional Damkar Kota Padang, Basril di lokasi kejadian pada sejumlah wartawan, Senin sore (23/4).
Meski demikian, lanjut Basril, keselamatan petugas harus nomor satu dalam setiap penanganan kebakaran. "Disamping terus berjuang, keselamatan juga harus tetap dijaga dan itu yang terpenting," katanya.
Meski api tidak lagi menyala, hingga kini, petugas damkar masih terus melakukan proses pendingan. Dua unit alat berat juga terus bekerja melakukan evakuasi material yang terbakar dari dalam gudang pabrik karet tersebut.
Di sisi lain, satu unit mobil damkar mengalami rusak dan mati mendadak saat proses pemadaman berlangsung. Mobil bernomor 11 itu tumbang setelah berulangkali memadamkan api di gudang tersebut. Diduga, kondisi lokasi yang sakingnya panasnya menjadi pemicu matinya mesin mobil dengan Nopol BA 9015 AK itu.
"Kondisi mobil panas, api di lokasi juga panas. Jadi, mobil petugas mati mendadak dan tidak menyala lagi," kata Sekretaris Pemadam Kebakaran Kota Padang, Syukral Syaukani.
Menurut bagian engine dan kopleng, mobil tersebut rusak karena panas yang dihadapi saat mengatasi kebakaran tersebut. "Kami sudah menghubungi teknisi kami dan hingga saat ini kami masih berusaha memperbaikinya," tambah Syukral Syaukani.
Melihat asap hitam yang kian membubung tinggi dan bahkan sudah mencemarkan udara di sekitar lokasi kejadian, tim kesehatan Puskesmas Pengambiran pun turun tangan membantu masyarakat, agar tidak tercemar asap kebakaran gudang karet.
Sedikitnya, 400 masker disebar oleh petugas kesehatan Puskesmas Pengambiran, Kecamatan Lubuk Begalung. Selain masyarakat, masker tersebut juga diberikan pada pasukan pemadam kebakaran.
"Ini untuk menghindari masyarakat tidak menghirup asap dari kebakaran gudang ini," kata salah seorang petugas Puskesmas Pengambiran, Musliharni.
Penyebab Kebakaran Belum Diketahui
Sementara itu, pihak kepolisian Polresta Padang belum dapat memastikan darimana asal muasal api dan penyebab kebakaran tersebut. Pihak Polresta Padang maupun Polsek Lubuk Begalung baru bisa melakukan proses penyelidikan setelah api dinyatakan padam total.
"Belum bisa diselidiki. Apa penyebabnya kami belum tahu," kata Kapolsek Lubuk Begalung, AKP Rico Fernanda di lokasi kejadian.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
