Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 Januari 2018 | 02.26 WIB

Kapolda Sumut: Paslon Jangan Benturkan Massa

APEL: Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw bersama Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Cucu Soemantri saat cek personel pada Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Toba 2018 dalam rangka pengamanan pilkada serentak di Sumut, Sabtu (6/1) - Image

APEL: Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw bersama Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Cucu Soemantri saat cek personel pada Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Toba 2018 dalam rangka pengamanan pilkada serentak di Sumut, Sabtu (6/1)

JawaPos.com – Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Paulus Waterpauw mengimbau kepada seluruh pihak, utamanya Tim Sukses bakal calon peserta pemilihan kepada daerah (Pilkada) serentak 2018 agar turut menjaga kondusifitas saat Pilkada berlangsung.


Hal itu disampaikannya usai melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Toba 2018 dalam rangka pengamanan pilkada serentak di Sumut, yang digelar di Lapangan Benteng Medan, Sabtu (6/1).


Pria kelahiran Fakfak itu juga berpesan, agar para bakal calon dan tim sukses pasangan calon tidak membenturkan massa pendukung mereka dengan penyelenggara pemilu, maupun dengan masa pendukung pasangan calon lainnya.


"Kita bisa bangun komunikasi dan kita bisa meminta penjelasan dari penyelenggara. Tidak perlu lah mengerahkan atau sampai membentur-benturkan massa,” paparnya. 


Jenderal bintang dua itu juga menegaskan, saat ini Sumatera Utara memiliki kerawanan cukup tinggi. Semua daerah bahkan telah dikategorikan rawan gangguan keamanan. Kerawanan semakin tinggi seiring naiknya tensi politik paska manuver-manuver pasangan calon yang dilakukan partai politik beberapa hari terakhir.


“Marilah kita jaga kondusifitas dan kebhinekaan yang sudah terjaga cukup baik di Sumut. Jangan karena antusisme yang berlebih, politik uang, kampanye hitam, serta sengketa hasil pilkada, kebhinekaaan kita rusak. Sumut selama ini menjadi barometer kebhinekaan di Indonesia dan ini terus harus kita jaga,” tandasnya. 


Agar kondusifitas tetap terjaga, Polri dalam hal ini Polda Sumut mengerahkan sekitar 13.544 personel. Ribuan personel itu untuk menjaga proses berlangsungnya Pilkada


Selain itu Paulus mengungkapkan, Polri juga telah membangun sinergi dengan pengawas pemilu maupun kejaksaan, untuk menjalankan penegakkan hukum terpadu pada setiap pelanggaran yang terjadi pada pelaksanaan pilkada. 


“Sinergitas kita cukup baik. Dengan dukungan sarana dan prasarana yang ada, serta sumber daya yang kita miliki. Kita optimis pelaksanaanya bisa berjalan baik dengan dukungan dan niat baik semua pihak,” tutup Paulus. 

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore