
11 Senjata api jenis pistol ditemukan di dasar Sungai Siak, Riau, Minggu (24/6).
JawaPos.com - Penemuan senjata api (senpi) terjadi di Muara Parit Belanda. Tepatnya di pertemuan Sungai Siak, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau. Sebanyak 11 pistol dan 325 amunisi ditemukan seorang nelayan.
Ceritanya, Ketua RT 03/RW 03 Kelurahan Limbungan, Al Amin sedang mancing di Sungai Siak pada Minggu (24/6) kemarin sekitar pukul 16.00 WIB. Dia lantas didatangi seorang nelayan yang mengaku melihat bungkusan plastik berisi pistol dan amunisi di dasar parit. Saat itu air di parit sedang surut.
Mendapati temuan itu, Al Amin langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Limbungan Aipda Mahmudi. Selanjutnya, informasi diteruskan kepada Kapolsek Rumbai Pesisir Kompol Ardinal.
Tak lama kemudian, kapolsek beserta anggotanya tiba di lokasi. Mereka pun melakukan penyelidikan. Lalu, pihak polsek memberitahukan temuan itu ke Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto dan Unit Jibom Sat Brimobda Polda Riau. Dari hasil penelitian unit Jibom, seluruh pistol dan amunisi tersebut merupakan standar TNI-Polri. Semuanya masih dalam keadaan aktif.
Kapolda Riau Irjen Nandang membenarkan temuan 11 pistol berikut 325 amunisi aktif tersebut. "Ya benar, ditemukan senjata api pistol dan amunisi. Kami masih selidiki. Nanti dibawa ke labor," kata Nandang kepada wartawan, Senin (25/6).
Hasil identifikasi, pistol yang ditemukan antara lain berjenis Revolver SNW dengan nomor seri 819740. Lalu dua pucuk jenis Colt CPP nomor seri 380104 dan 353965. Sepucuk pistol jenis Cobra nomor seri 21669.
Kemudian empat pucuk jenis Wallter masing-masing nomor seri 305396, 265409, 254920 dan 131484. Sepucuk jenis Wallter mini nomor seri 644707. Satu unit pistol jenis Bareta nomor seri 658707 dan sepucuk jenis Wallter stenlis tanpa nomor seri.
Sementara 325 amunisi yang ditemukan, 40 butir kaliber 7,7 mm, 78 butir kaliber 5,56 mm, 88 butir kaliber 3,8 mm, 54 butir kaliber 3,2 mm, dan 15 butir kaliber 9 mm. Kemudian 9 butir kaliber 7,62 mm, 16 butir kaliber 2,2 mm, sebutir kaliber 4,5 mm, 25 butir peluru karet dan 10 butir selongsong kaliber 5,56. Saat ini, benda-benda tersebut sudah diserahkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru guna dilakukan penyidikan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
