
Konvoi Anggota PSHT di Kota Malang
JawaPos.com– Kericuhan terjadi antara rombongan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dengan pengguna jalan di Kota Malang, Sabtu malam (22/9). Keributan tersebut terjadi di dua lokasi, yakni di kawasan Bendungan Sutami dan wilayah Kecamatan Sukun.
Informasi yang didapat JawaPos.com, rombongan PSHT menggelar konvoi. Saat konvoi itulah, mereka diduga sempat melakukan tindakan kekerasan kepada pengendara motor.
Polisi telah mengamankan 43 orang peserta konvoi. Selain itu, 27 sepeda motor juga disita. Peristiwa itu juga telah beredar luas di Facebook.
Putra, salah seorang saksi, menceritakan, peserta konvoi tersebut sekitar 40 orang. Lantaran dianggap mengganggu hak jalan, beberapa pengendara umum menegur peserta konvoi saat melintas di Bendungan Sutami. Namun, pengendara tersebut justru dihajar. "Memang orangnya (pengendara umum) sudah menepi. Tiba-tiba ada (peserta konvoi) yang putar balik dan memukuli pengendara itu," ceritnya kepada JawaPos.com, Minggu (23/9).
Tidak sampai di situ, keributan antara rombongan PSHT dengan pengguna jalan juga terjadi di wilayah Kecamatan Sukun. Seorang pengguna jalan juga sempat mendapat bogem mentah dari peserta konvoi.
Sandi Purwanto Marta, korban pemukulan itu mengatakan,saat itu dirinya pulang dari tempat kerja. Tiba-tiba saja Sandi dipukul sebanyak tiga kali. “Saya jalan lalu dipukuli sebanyak tiga kali di bagian kepala sama punggung. Saya lalu berhenti karena takut di pukuli lagi,” ujar pemuda berusia 17 tahun tersebut.
Sandi pun langsung melapor ke Mapolsek Sukun. Dia datang bersama seorang driver ojek online yang juga menjadi korban.
Dikonfirmasi JawaPos.com, Kapolsek Sukun Kompol Anang Tri Hananta membenarkan perisitiwa itu. Dia tidak tahu dari mana konvoi tersebut, yang jelas mereka memang tergabung dalam PSHT. “Ya ini kan PSHT. Ini kami tidak tahu datangnya dari mana. Di Sumbersari melakukan penganiayaan kepada warga, lalu lari ke arah Kasin. Warga yang bermalam mingguan bentrok di situ,” terang Anang.
Sementara itu Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri belum mengetahui secara persis kronologi kejadian tersebut. Namun berdasarkan informasi di lapangan, kelompok yang konvoi tersebut merassa terganggu karena ditegur oleh warga saat melakukan konvoi. "Mungkin emosi. Tapi belum tahu detailnya. Masih kami kembangkan," ujar Asfuri.
Secara terpisah, Ketua PSHT Cabang Kota Malang Robi Radiastanto Setya Darmawan membenarkan bahwa anggotanya terlibat kericuhan. Sebenarnya pihaknya sudah mengimbau agar mereka tidak konvoi. "Tahun lalu sudah imbau agar tidak konvoi, karena pasti akan terjadi hal seperti ini. Kemarin saya juga sempat kaget. Jam 23.30 diberi tahu, padahal kami sudah persiapan (acara wisuda anggota baru), ya sempat down," ungkap Robi.
Dia menerangkan, peserta konvoi ini akan menghadiri pengesahan atau wisuda adik tingkatnya. Acara itu digelar di dua tempat, yakni di Turen dan Tulungagung. "Tidak tahu mereka ini arahnya kemana (ke Turen atau Tulungagung, Red)," jelasnya.
Robi mengungkapkan, peserta konvoi ini merupakan anggota PSHT yang sudah disahkan. "Kebanyakan di anggota komisariat dari beberapa universitas di Malang," ungkapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
