
Rumah di Aceh mengalami keruskan karena dilanda angin kencang sejak sepekan terakhir.
JawaPos.com - Angin kencang melanda wilayah Aceh sejak sepekan terakhir. Akibatnya, sembilan unit rumah dan satu rumah sakit mengalami kerusakan. Bangunan yang rusak tersebut berada di dua wilayah. Yakni, Kabupaten Aceh Besar dan Kabupeten Bener Meriah.
"Satu unit rumah sakit hampir seluruh atapnya rusak diterpa angin. Berada di Desa Piyeung Batu, Kecamatan Montasik, Aceh Besar," kata Kepala Pelaksanan Badan Pengananggulangan Bencana Aceh (BPBA) Teuku Ahmad Dadek di Banda Aceh, Jumat (20/7).
Anging kencang yang melanda rumah sakit tersebut terjadi pada Jumat ini sekitar pukul 06.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Petugas Badan Penanggulangan Bencana Dearah (BPBD) Aceh Besar telah melakukan pendataan dan koordinasi dengan Muspika setempat untuk penanganan selanjutnya," jelasnya.
Sementara itu, sembilan rumah yang rusak di Bener Meriah tersebar di beberapa desa dari dua kecamatan. Yakni, Kecamatan Permata dan Kecamatan Bandar. Kerusakannya mulai ringan hingga berat.
"Seperti Kampung Buntul Peteri dan Kampung Seni Antara di Kecamatan Permata. Sedangkan di Kecamatan Bandar ialah Kampung Simpang Utama dan Kampung Bahgie Bertona," sebut Teuku.
Merespons kejadian ini, BPBD Bener Meriah lansung terjun ke lokasi untuk melakukan pendataan korban. Sedikitnya sembilan kepala keluarga (KK) terdampak musimbah itu. Petugas belum mendapat laporan ada korban. Baik korban luka maupun tewas.
"Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bener Meriah beserta petugas Pemadam Kebakaran Posko 01 Pondok Baru dibantu warga, sedang membersihkan puing-puing atap yang rusak akibat angin kencang," imbuhnya.
Petugas BPBD setempat masih memantau perkembagan dan melaporkan kondisi terkini di lokasi kejadian. Ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.
Selain bangunan rumah dan rumah sakit yang rusak, angin kencang menumbangkan pohon di sebuah ruas jalan di Kabupaten Aceh Tengah. Kejadiannya di Kecamatan Bebesen dan Kecamatan Kebayakan.
Kondisi yang terjadi di Aceh ini sebelumnya sudah diperkirakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Blang Bintang, Aceh Besar. Angin kencang sudah terjadi sejak Mei lalu dan akan berlangsung hingga beberapa waktu ke depan.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
