
Ratusan massa Gerakan Rakyat Pembela Syariat (GRPS) menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (19/4).
JawaPos.com - Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Pembela Syariat (GRPS) menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (19/4). Mereka menolak pelaksanaan hukuman cambuk di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan menuntut penegakkan syariat Islam secara kaffah.
Sebelum melakukan aksi, ratusan massa terlebih dahulu mengikuti apel di halaman Kantor Gubernur Aceh. Setelah itu mereka merapat ke pintu gerbang utama. Orasi tuntutan serta kecaman ditujukan kepada Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.
Selain berorasi menyampaikan sejumlah tuntutan, pengunjuk rasa juga membentangkan sejumlah spanduk dan poster. Isinya bentuk kekecewaan atas keluarnya Peraturan Gubernur Aceh (Pergub) Nomor 5 tahun 2018 tentang Pemindahan Lokasi Hukuman Cambuk.
"Kami menganggap itu tindakan yang dipaksakan. Nafsu Irwandi sendiri tanpa didasari hukum yang jelas. Seharusnya Gubernur Aceh melibatkan semua pihak untuk mengambil keputusan," kata Koordinator Aksi Tgk Khairul Rizal.
Awalnya, unjuk rasa berlangsung tertib. Pengunjuk rasa silih berganti beorasi menyampaikan tuntutan. Namun selang beberapa saat, aksi saling dorong terjadi. Hingga berakhir ricuh.
"Tadi sempat dorong-dorongan. Bukan diamankan. Tapi kami bawa dari keramaian waktu dorong-dorongan," ujar Kapolresta Banda Aceh AKBP Trisno Riyanto.
Kini, aksi unjuk rasa sudah selesai. Massa membubarkan diri dan meninggalkan Kantor Gubernur Aceh.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
