
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendistribusikan 100 sapi kurban untuk warga korban bencana di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tak hanya mengirimkan bantuan 212 ton bahan-bahan pokok atau logistik kepada warga Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sebanyak 100 ekor sapi kurban dari Sumbawa juga dikirimkan kepada warga korban gempa bumi di sana.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, program tersebut bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Dari 400 ekor sapi, seperempatnya diberikan ke Lombok agar para korban bencana dapat tetap merayakan Idul Adha.
“Sapi yang dikirim itu dibagi dua, sebagian memang digunakan di Jakarta. Ada 100 ekor (sapi) itu langsung dari Sumbawa dikirim ke Lombok. Sehingga warga di Lombok bisa langsung menggunakan,” ujar Anies saat menerima sapi kurban di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (19/8).
Dia berharap, warga Lombok dapat kembali merasakan makanan yang layak. “Harapannya nanti warga bisa ikut merayakan Idul Adha dalam suasana kebahagiaan ketika mereka bisa mendapatkan makanan-makanan yang layak, berbeda dari keseharian mereka,” tuturnya.
Khusus sapi kurban yang berasal dari para donatur melalui ACT, pembelian dilakukan dengan partai besar melalui mitra tetap. Sehingga harga yang didapat cukup jauh dari rata-rata, yaitu Rp 13 juta saja.
“Jadi ini artinya yang tidak kalah penting sebenarnya, harga itu kan tergantung lokasinya, dapatnya di mana. Yang penting harga yang cukup signifikan untuk warga Jakarta dan untuk Lombok. Karena seperempat diberikan ke Lombok ini, 3/4 di sini,” sebut Anies.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu mengapresiasi para donatur yang telah tergerak hatinya untuk mengikuti program tersebut. Berdasarkan laporan, bantuan logistik juga terus bertambah hingga hari ini.
“Bahkan tadi pagi masih banyak warga yang mebgirimkan bantuannya. Karena itu saya sampaikan apresiasi ini membuktikan bahwa warga Jakarta datang ke ibu kota mendapatkan kesejahteraan, tapi mereka tidak lupakan saudara-saydaranya yang memdapatkan kesulitan,” terang dia.
Sebagai informasi, pengumpulan bantuan logistik dari warga Jakarta ini terhitung sejak 5 Agustus 2018 sehingga terkumpul sebanyak 212 ton logistik dengan berbagai macam kebutuhan dasar yang sangat dibutuhkan pengungsi. Di antaranya, tenda, selimut, penjernih air, makanan, susu, dan lain-lainnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
