
Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni (kaos hitam) saat menginterogasi predator anak Hery Dri Handoko
JawaPos.com - Tangan Hery Dri Handoko, 52, warga Banyu Urip, Surabaya, tampak gemetar menutupi wajahnya saat kamera wartawan menyorot wajahnya. Dia merupakan predator anak yang tega mencabuli delapan orang tetangganya.
Hery ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, Rabu (15/8). Dia dilaporkan delapan orang tua korban. "Laporannya hari Selasa (14/8). Tadi malam (Rabu) kami tetapkan sebagai tersangka," jelas Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni, Kamis (16/8).
Ruth menerangkan, umur delapan orang korban pencabulan itu antara 7 hingga 9 tahun. Mereka semua adalah perempuan. "Pelaku memasukkan jari-jarinya ke alat kelamin korban," terangnya.
Aksi pencabulan yang dilakukan Hery itu dilakoni sejak 2015. Modusnya, pelaku mengajak para korbannya main ke rumahnya. Dia mengiming-imingi para korban untuk main dengan anaknya yang berusia 4 tahun.
Saat melakoni perbuatan bejatnya, rumah dalam kondisi sepi. "Perbuatan itu dilakukan saat istri dan anak-anak pelaku tidak ada di rumah," ungkap polisi asal Banyuwangi tersebut.
Perbuatan tersangka terbongkar pasca aksi terakhirnya sebelum puasa lalu. Kala itu, bocah-bocah yang pernah dicabuli saling bercerita. Tanpa sengaja, ada orang dewasa yang mendengar percakapan tersebut.
Dari sana, rasan-rasan soal perbuatan Hery itu menyebar ke seisi kampung. Para orang tua yang anaknya menjadi korban itupun berkumpul. Hingga akhirnya mereka melapor ke polisi. "Para orang tua ini saling menguatkan. Mereka berani lapor ke kami setelah semuanya berkumpul," ujar Ruth Yeni.
Polisi dengan tiga balok di pundak itu melanjutkan, pihaknya akan melakukan pendampingan psikologis terhadap para korban. Polisi bekerjasama dengan DP5A Surabaya untuk memulihkan rasa trauma delapan bocah tersebut.
Sementara itu, Hery mengaku bahwa dirinya biasa merayu korban dengan media film. "Biasanya saya tontonkan film anak-anak biar mereka mau main ke rumah," aku ayah tiga orang anak tersebut.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
