Dalam foto yang diambil Antara, terlihat bangkai gajah sumatera itu sudah terbujur kaku dengan kondisi terjepit lumpur dan kayu. (ANTARA)
JawaPos.com - Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso Mojo Kediri, Abdurrahman Al Kautsar mengecam aksi pembalakan liar yang diduga menjadi penyebab banjir bandang di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Menurutnya, eksploitasi alam tidak boleh dilakukan berlebihan karena membahayakan keselamatan rakyat.
Kautsar menyakini, bencana alam yang terhadi bukan hanya fenomena alam sematan. Dia percaya ada kontribusi keserekahan manusia yang menyebabkan ratusan orang meninggal akibat kerusakan lingkungan.
“Banyaknya pembalakan liar, pengerukan tambang ilegal, dan pemotongan pohon tanpa aturan membuat saudara-saudara kita menerima dampaknya. Hutan-hutan dihabisi tanpa memikirkan keamanan alam dan lingkungan,” kata Kautsar, Kamis (4/12).
Dia menjelaskan, dalam islam diajarkan agar manusia senatiasa menjaga lingkungannya. Dalam hadist juga ditegaskan bahwa seorang Muslim sejati adalah mereka yang mampu menghadirkan rasa aman bagi sesama.
“Semua kehancuran di darat dan laut yang kita lihat hari ini karena perbuatan kita sendiri. Dampaknya dirasakan supaya kita sadar bahwa apa yang dilakukan benar-benar luar biasa merusak,” imbuhnya.
Kautsar mengatakan, kerakusan adalah akar dari bencana. Rakus sendiri merupakan sifat iblis.
“Siapapun yang merasa nyaman mengambil hak orang lain, merusak hutan, atau menguasai yang bukan miliknya, berarti ia sedang meniru watak iblis,” jelasnya.
Ia juga menyinggung ketidakadilan ekologis yang terjadi. Sebab, pelaku pembalakan liar tidak terdampak bencana yang terjadi.
“Yang melakukan pembalakan liar orangnya di mana, yang mengambil kebijakan duduk ngopi di mana, tapi yang kena musibah saudara-saudara kita di mana. Itu zalim kepada orang lain," tegasnya.
Dalam konteks kerusakan yang kian masif, Kautsar mengajak seluruh elemen bangsa melakukan taubat ekologis, sebuah sikap moral kolektif untuk menghentikan kerusakan, memperbaiki hubungan dengan alam, dan kembali pada prinsip keberlanjutan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
