Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Desember 2025 | 19.02 WIB

Anggota DPRD Padang Pariaman Malah Kunker ke Jogja Saat Bencana, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Kondisi jalan Jambak-Lubuk Simantung, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatra Barat yang terdampak banjir, Rabu (26/11/2025). (BNPB) - Image

Kondisi jalan Jambak-Lubuk Simantung, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatra Barat yang terdampak banjir, Rabu (26/11/2025). (BNPB)

JawaPos.com - Sejumlah anggota Komisi I dan IV DPRD Padang Pariaman menuai kritik setelah tetap melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa (2/12). Hal itu lantaran mereka lakukan di tengah bencana banjir dan longsor yang sedang melanda Padang dan sekitarnya.

Langkah kunker itu dianggap tidak sensitif terhadap situasi genting, terlebih alasan yang mereka sampaikan justru membuat banyak pihak geleng kepala.

Rombongan DPRD tersebut berdalih kunker itu bertujuan menyerap ilmu terkait penanganan Dinas Sosial, urusan P3K, hingga sektor pariwisata. Namun, keputusan berangkat di saat ribuan warga Padang Pariaman tengah terdampak bencana dinilai sebagai ironi sekaligus menyisakan tanda tanya publik.

Ketua Komisi IV DPRD Padang Pariaman, Afredison, menyebut agenda tersebut tidak bisa dibatalkan karena sudah terjadwal.

“Kami bagi-bagi saja, karena sudah terjadwal. Tidak mungkin juga dibatalkan, karena ini sudah terjadwal dan tidak enak juga kami sudah masuk surat,” ujarnya setelah agenda kunker, seperti dikutip dari Radar Jogja (Jawa Pos Grup), Rabu (3/12).

Di sisi lain, ia mengakui bahwa tiga hingga empat kecamatan di Padang Pariaman mengalami kerusakan cukup parah akibat banjir bandang, termasuk jembatan putus dan ribuan warga terdampak.

Meski begitu, Afredison menegaskan penanganan sudah berjalan dan bantuan dari BPBD serta pemerintah pusat telah turun.

Adapun di Sleman, rombongan DPRD Padang Pariaman diterima Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman, Agung Armawanta. Meski menyambut secara formal, Agung memberi sentilan halus namun menohok.

Ia menegaskan, bila berada pada posisi serupa, ia akan membatalkan perjalanan dinas demi masyarakat.

“Mari bareng-bareng memahami ayat Tuhan ini. Artinya, pakai hati itu kadang-kadang diingatkan,” ucapnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore