
Ilustrasi
JawaPos.com - Harga kebutuhanbahan pokok terus melambung. Di beberapa pasar tradisional di Palembang terpantau ada kenaikan harga sembako. Seperti di Pasar Macan Lindungan dan Pasar 26 Ilir Palembang.
Yani, 42, salah satu pedagang mengakui memang bahan pokok terus melambung seperti telur, ayam, sayur-sayuran. Bahkan, petai dan juga jengkol.
Untuk telur mencapai Rp 27 ribu per kilogram yg semula hanya sekitar Rp 20 ribu. Kemudian ayam potong mencapai Rp 40 ribu per kilogram yang semula hanya Rp 28 ribu-Rp 30 ribu.
Kemudian, untuk sayur-sayuran seperti kangkung mencapai Rp 10 ribu per ikat sayur, dimana sebelumnya hanya Rp 3 ribu.
Sedangkan petai mencapai Rp 3 ribu per buah yang sebelumnya hanya Rp 1 ribu per buah. Begitu juga jengkol yang saat ini mencapai Rp 30 ribu per kilogram dari semula hanya Rp 10 ribu.
"Jadi hampir menyeluruh bahan pokok mengalami kenaikan terutama sejak beberapa waktu terakhir," katanya saat ditemui di Macan Lindungan, Senin (16/7).
Ia mengaku berdasarkan informasi naiknya harga ini lantaran kondisi musim panas sehingga beberapa daerah mengalami kekeringan dan gagal panen.
Hal ini menyebabkan stok pun terbatas. Meskipun begitu, untuk saat ini ia mengaku tidak begitu kesulitan untuk mendapatkannya.
"Menurut saya untuk saat ini masih tergolong mudah untuk mendapatkannya tapi memang tidak terlalu banyak," singkatnya.
Sementara itu, Ipunk, 29, salah satu pedagang di Pasar 26 Ilir Palembang mengatakan hal senada.
Menurutnya, saat ini harga bahan pokok terus melambung, baik telur, ayam, sayur-sayuran dan lain sebagainya. Bahkan, stok pun juga mengalami penurunan. Sehingga, harga mengalami kenaikan.
"Akibatnya saya pun harus mengurangi pembelian karena takut nanti justru rugi," katanya.
Ia berharap pemerintah melakukan langkah yang cepat agar ini tidak terlalu melonjak tinggi. "Kalau ini didiamkan justru akan lebih parah lagi nanti," tutupnya.
Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Sumsel, Yustianus mengakui memang beberapa bahan pokok mengalami peningkatan terutama telur dan ayam. Hal ini dikarenakan faktor cuaca yang terlalu panas membuah produksi peternak pun berkurang.
"Kondisi ini terjadi di semua daerah bukan hanya di Sumsel saja," katanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
