
Alm Bupati Tegal Enthus Susmono
JawaPos.com - Kabar meninggalnya Bupati Tegal nonaktif Enthus Susmono sangat mengagetkan berbagai kalangan karena terjadi begitu tiba-tiba. Sebelum meninggal, kondisi almarhum yang sehat-sehat saja sempat mengisi acara di sebuah sekolah.
Salah seorang kerabat almarhum menuturkan, pada Senin (14/5) siang almarhum sempat mengisi acara perpisahan di salah satu SMK di wilayah Cerih Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal.
Selepas mengisi acara itu sekitar pukul 14.00 WIB, almarhum beserta rombongan singgah untuk makan di Rumah Makan Lesehan Asri, Moga, Pemalang.
"Beliau makan ikan bakar. Kondisinya saat itu terlihat tidak apa-apa. Biasa saja. Tidak mengeluh sakit atau apa," kata kerabat yang ikut dalam rombongan tersebut, di rumah duka Desa Bengle Kecamatan Talang, sebagaimana dikutip dari Radar Tegal (Jawa Pos Group), Selasa (15/5).
Selepas makan, kerabat tersebut melanjutkan, almarhum dan rombongan kemudian melanjutkan perjalanan untuk mengisi acara di Desa Sitail Kecamatan Jatinegara. Dalam perjalanan itu, almarhum tiba-tiba meminta sopir menghentikan mobil.
"Di tengah jalan beliau minta berhenti, setelah itu beliau muntah-muntah dan lalu tak sadarkan diri," ungkapnya sambil mewanti-wanti media untuk merahasiakan identitasnya.
Almarhum kemudian dibawa ke Puskesmas Jatinegara untuk mendapat perawatan sekitar pukul 17.00 WIB sebelum kemudian dilarikan ke RSUD Dr Soesilo, Slawi, Kabupaten Tegal.
"Sempat dibawa ke Puskesmas Jatinegara sebentar untuk mendapat perawatan sebelum dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal sekitar pukul 19.15 WIB," ucapnya.
Diketahui, Enthus Susmono atau Ki Enthus Susmono lahir di Tegal, 51 tahun silam, tepatnya pada 21 Juni 1966. Dia dilantik sebagai Bupati Tegal oleh Gubernur Jawa Tengah nonaktif Ganjar Pranowo untuk periode 2014-2019.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
