
Ilustrasi
JawaPos.com — Wajah Kepala SDN Leuwibatu 01, Ati Nurkhasanah begitu gembira. Dia tak menyangka bakal kedatangan staf dari Sekretaris Kabinet (Setkab) Pramono Anung. Staf tersebut hendak memberikan bantuan perbaikan sarana dan prasarana sekolah.
Utusan Setkab bernama Elfride Yola, itu datang atas inisiasi Komite Pemantau Legislatif (Kopel). Di tangannya terselip segepok uang saat tiba di sekolah. Selain itu, ia juga menyambangi SDN Tambilung yang lokasinya tak jauh dari SDN Leuwibatu 01.
“Alhamdulillah Ibu. Lihat itu anak-anak tidak punya toilet, bangunannya rusak, nyaris ambruk,” ungkap Ati.
Ati mengungkapkan rasa terimakasihnya. Bantuan ini tidak terlepas dari upaya Kopel dan Radar Bogor (Jawa Pos Group) yang peduli pendidikan. “Sekolah kami bisa terbantu untuk sedikit renovasi. Total bantuan yang diberikan ada Rp 164 juta,” terangnya.
Hal senada juga dikatakan Ketua Komite SDN Leuwibatu 01, Maman. Meski begitu, pihaknya tetap menanti janji Dinas Pendidikan (Disdik) dan Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor untuk membantu pendanaan dari APBD 2017.
“Saya berharap sekolah bisa dibangun total. Sebab, menjadi satu-satunya pendidikan dasar yang ada di Desa Leuwibatu. Meski berada di bukit tengah hutan, tapi inilah harapan kami,” tukasnya.
Sementara Kepala SDN Tambilung, Neneng Rohayati mengaku berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia tak menyangka pemerintah pusat menaruh kepedulian terhadap sekolah yang dipimpinnya.
“Kami menerima bantuan sebesar Rp 90 juta. Rencananya akan dibangun toilet supaya bermanfaat,” singkatnya.
Kendati demikian, Neneng juga sempat menyampaikan keluhan lain. Selain anak didiknya harus buang hajat di sungai, sekolahnya kekurangan ruang kelas. Saat ini baru ada enam rombongan belajar (rombel) yang berlangsung di tiga ruang kelas.
“Kurang tiga rombel lagi. Enggak punya laptop. Laptop saya dicuri, jadi saya harus ke warnet yang jaraknya puluhan kilometer untuk laporan ke dinas,” tuturnya.
Terpisah, Staf Setkab Elfride Yola menuturkan, bantuan tersebut berasal dari Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. “Ini untuk pembangunan infrastruktur sekolah,” singkatnya.
Adapun Ketua Kopel, Syamsudin Alimsyah mengungkapkan, bantuan yang diberikan pemerintah berawal saat Presiden Jokowi membaca surat kabar dan situs online, Oktober yang lalu. Kemudian segera membentuk tim kecil untuk melakukan survei ke lokasi.
“Kami akan mengawal proses pembangunan, sekaligus mendorong agar penggunaan dana dilakukan secara akuntabel,” ucapnya. (rp1/yuz/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
