Dua prajurit TNI Angkatan Laut (AL) adu mulut dengan sejumlah nelayan di Pulau Kangean, Sumenep, Jawa Timur viral di medsos. (Instagram @badanintelejenngopi
JawaPos.com-Sebuah video yang memperlihatkan keributan antara dua prajurit TNI Angkatan Laut (AL) dengan sejumlah nelayan di Pulau Kangean, Sumenep, Jawa Timur, mendadak viral di media sosial.
Rekaman tersebut memunculkan narasi bahwa prajurit TNI AL diduga membekingi perusahaan migas saat terjadi konflik dengan para nelayan.
Video itu diunggah akun Instagram @badanintelejenngopi, memperlihatkan prajurit TNI AL terlibat cekcok ketika para nelayan hendak menyetop kapal perusahaan migas di tengah laut.
"Viral! Oknum TNI Bekingi Perushaan Minyak di Kangean. Satu kapal besar datang, satu kampung bisa hancur," tulis narasi dalam unggahan tersebut.
Menanggapi kabar yang berkembang, Kadispenal Laksamana Pertama Tunggul memberikan klarifikasi resmi. Ia memastikan keberadaan personel TNI AL di lokasi bukan untuk membekingi perusahaan migas, melainkan untuk meredam ketegangan yang terjadi.
"Mersepons pertanyaan tersebut, kemungkinan berkaitan dengan unggahan di Medsos tentang kegiatan survei di daerah Kangean," ujar Tunggul kepada JawaPos.com, Rabu (19/11).
Ia menjelaskan, keberadaan prajurit TNI AL di perairan Kangean bertujuan menjaga situasi tetap kondusif saat nelayan memprotes aktivitas survei seismik.
"Dapat kami jelaskan bahwa keberadaan personel TNI AL di lokasi itu guna menegahi/mediasi aksi protes sejumlah nelayan terhadap Survei Seismik yang dilaksanakaan oleh Kapal SK Carina dari PT KEI (Kangean Energi Indonesia) yang berada di bawah pengawasan SKK Migas (Institusi Pemerintah), di wilayah Perairan Pulau Kangean," katanya.
Tunggul juga menyoroti bahwa rekaman yang beredar hanya menampilkan potongan tertentu sehingga berpotensi memunculkan persepsi keliru. Menurut informasi yang diterimanya, konflik antara nelayan dan pihak perusahaan kini telah mencapai kesepakatan bersama.
"Saat ini menurut informasi yang saya peroleh, permasalahan antara Nelayan dan pelaksanaan survei Seismik oleh Kapal SK Carina sudah menemukan titik tengah, dan permasalahan selesai dengan damai," imbuhnya. (*)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
