
BBPOM periksa sampel produk makanan di Pasar Kreneng jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Denpasar, Senin (17/11). (Ni Putu Putri Muliantari/Antara)
JawaPos.com–Balai Besar POM (BBPOM) menemukan enam produk makanan mengandung bahan berbahaya menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan di Pasar Kreneng, Denpasar, Bali.
”Ada enam yang tidak memenuhi syarat, total 27 persen positif, tiga positif formalin dan tiga positif rhodamin B,” ucap Kepala BBPOM di Denpasar I Gusti Ayu Adhi Aryapatni seperti dilansir dari Antara, Senin (17/11).
Ayu Adhi terlebih dahulu menjelaskan, pihaknya menyusuri Pasar Kreneng dan memilih 22 sampel produk yang belakangan sedang banyak dibeli masyarakat Denpasar untuk keperluan Hari Raya Galungan dan Kuningan. Sekaligus produk-produk ini mewakili empat jenis kandungan berbahaya.
Dari 22 sampel ini, ada 10 produk seperti terasi lombok, jajan kukus, jaja begina, arum manis, biji pink daluman, dan ragam jajan Bali, untuk keperluan upakara diambil untuk menguji rhodamin B atau pewarna tekstil merah.
Kemudian ada delapan produk seperti cumi, teri medan, dan sudang lepet untuk menguji formalin, dan sisanya krupuk untuk menguji boraks, serta roti kukus untuk menguji metanil yellow. Sampel-sampel ini dipilih atas kecurigaan tim BBPOM melihat tampilan kondisi produk dan kemasannya, kemudian benar bahwa terdapat enam produk berbahaya.
Ayu Adhi menjelaskan, tiga di antaranya mengandung formalin dengan jenis produk teri medan, cumi kering, dan cumi basah, dengan kandungan formalin 13,5 persen. Sementara tiga produk temuan lainnya mengandung pewarna tekstil rhodamin B dengan kondisi saat pengujian cairan putih di tabung reaksi menghasilkan lingkaran cincin pink di ujung permukaan.
”Yang positif rhodamin B itu ada tiga, jadi ada terasi lombok dan terasinya ini juga tanpa izin edar, tiga-tiganya terasi yang kita cek positif 13,5 persen, di atasnya ada cincin pink, kalau tidak mengandung tidak ada cincin” ujar I Gusti Ayu Adhi Aryapatni.
Terhadap temuan ini, Kepala BBPOM di Denpasar mengatakan akan meminta pedagang yang menjual menghentikan penjualannya dan mengembalikan ke penyedia sekaligus menyusuri lokasi awal produksi.
BBPOM memutuskan tidak menyita enam produk mengandung formalin dan pewarna tekstil itu, melainkan cukup pembinaan dan mempersilakan pedagang mengembalikan produk ke penyedia agar modal mereka tidak hangus.
Kepada masyarakat Bali, Ayu Adhi mengimbau agar teliti membeli produk apalagi menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Sebab, besar potensi produsen atau pedagang nakal menjual produk berbahaya dan kedaluwarsa.
”Kalau Galungan justru yang jajan-jajan untuk sajen ini selalu cek juga higienisnya, bagaimana kondisi lingkungannya agar bersih, kalau cemaran kimia yang warna-warna mencolok ini, juga jangan lupa cek KLIK yaitu kemasan, label, izin, dan kedaluwarsa,” ujar Ayu Adhi.
Beruntung pada momentum ini tim BBPOM tidak menemukan kandungan berbahaya pada produk jajan upakara yang wajib ada saat hari raya. Sehingga yang masih harus menjadi perhatian adalah produk yang kemungkinan tidak diproduksi di dalam Bali.
Dengan adanya temuan dalam sidak BBPOM, Kepala Pasar Unit Pasar Kreneng Denpasar I Gusti Ngurah Arya Kusuma memastikan akan mengikuti arahan dengan menegur pedagang dan mengawasi agar tidak kembali diedarkan.
”Yang jelas kami suruh berhenti dulu, kalau penyitaan belum ada perintah jadi kami imbau bagaimana menghentikan barang tersebut, tegur lagi kalau dijual kembali, kami evaluasi,” ujar Arya Kusuma.
”Biasanya kami diajak kucing-kucingan seperti sekarang pedagang yang ditemukan itu sudah tutup tapi besok kami akan turun mengawasinya,” sambung kepala pasar.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
