Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 Oktober 2025, 03.43 WIB

Viral! WNA Israel Punya KTP Indonesia, Bupati Cianjur Pastikan Palsu

Ilustrasi KTP elektronik. Yulius Satria Wijaya/Antara - Image

Ilustrasi KTP elektronik. Yulius Satria Wijaya/Antara

JawaPos.com-Seorang warga negara asing (WNA) asal Israel bernama Aron Geller viral di media sosial. Itu lantaran dia diduga memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia.

KTP tersebut beralamat di Kampung Pasirhayam, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Melihat hal ini, Bupati Kabupaten Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan, telah melakukan pengecekan di sistem kependudukan nasional. Hal ini dilakukan bersama dengan petugas di Kantor Disdukcapil Kabupaten Cianjur

Hasilnya, mereka tidak menemukan KTP serta NIK atas nama WNA tersebut. Bahkan, NIK yang tercantum tak terbaca sistem alias blank.

"Setelah dilakukan pencarian dalam sistem kependudukan nasional data dengan nama Aron Geller tidak ditemukan, sehingga dapat dipastikan KTP WNA yang beredar di media sosial palsu," kata Wahyu seperti dikutip dari Antara, Minggu (26/10).

Tak hanya itu, pihaknya juga sempat mengecek ke alamat yang tercantum di e-KTP. Namun, tak ada warga sekitar yang mengenal bahkan mengetahui orang asing tersebut. Bahkan, warga hingga Ketua RT memastikan tak ada warga asing yang tinggal di sana. 

"Ini menjadi pelajaran pentingnya memastikan setiap data atau informasi yang beredar di media sosial, agar tidak menjadi masalah di kemudian hari, sehingga saya pastikan KTP atas nama WNA asal Israel itu KTP palsu," ungkap Mohammad Wahyu Ferdian.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Cianjur Asep Kusmanawijaya menjelaskan, telah mendapati informasi terkait KTP WNA asal Israel sejak tiga bulan yang lalu. Saat itu, pihaknya sudah memberikan keterangan pada Dirjen Imigrasi bahwa data WNA tersebut tidak ada alias palsu.

Saat dicari menggunakan sistem, tidak ditemukan NIK yang tertera pada e-KTP tersebut. Meski menggunakan NIK orang lain, pihaknya memastikan data akan tetap muncul. Namun, setelah percobaan beberapa kali pencarian, data apapun tak pernah muncul.

"Masyarakat dapat memastikan e-KTP yang mencurigakan saat melakukan transaksi bisnis, dengan cara melakukan pengecekan langsung ke Kantor Disdukcapil Cianjur," tukas Asep Kusmanawijaya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore