
Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga Dini Fitria dipolisikan imbas tampar murid lantaran ketahuan merokok di sekolah. (Instagram @majeliskopi08)
JawaPos.com - Kepala SMAN 1 Cimarga Kabupaten Lebak, Dini Fitria, membenarkan adanya insiden yang melibatkan dirinya dengan salah seorang siswa.
Namun ia menyebut bahwa tindakannya tersebut bersifat spontan dan sama sekali tidak memiliki niat untuk menyakiti.
Insiden ini memicu gelombang protes besar-besaran, yang ditunjukkan melalui aksi mogok belajar oleh 630 siswa SMAN 1 Cimarga, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten sebagai bentuk penolakan terhadap tindakan sang kepala sekolah.
Dini Fitria menyatakan kesiapannya untuk bersikap kooperatif jika pihak berwenang memanggilnya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Dalam video klarifikasi yang beredar luas di media sosial, Dini mengaku marah karena siswa tersebut berbohong. Padahal, sudah jelas siswa itu memang merokok.
"Marahnya tuh (karena) ngebohong. Karena kalau anak ngebohong itu udah karakter banget. Karena di generasi saya, anak kalau sudah ngebohong, sudah kemana-mana, nggak beres," kata Dini.
Dalam video klarifikasi tersebut, melalui berbagai platform media sosial, banyak netizen yang justru mendukung tindakan para guru dan kepala sekolah yang memberikan tindakan tegas bagi siswa yang melanggar. Termasuk karena merokok di lingkungan sekolah.
Netizen menilai, tindakan kepala sekolah sudah tepat. Justru yang salah adalah siswa, yang kemudian mendapatkan dukungan dari ratusan siswa lainnya bahkan hingga mengancam mogok sekolah.
"Maju teruss bu. Tanggung jawab moral mendidik sangat berat, saya yakin apa yang ibu lakukan semata mata sayang pada anak didiknya," kata netizen membela sang guru.
Demikian pula dengan ratusan netizen lainnya. Mayoritas mendukung kepala sekolah tersebut dan menyatakan bahwa sejak dulu, aturan memang demikian. Merokok di lingkungan sekolah memang tidak dibenarkan.
"Dukung guru, tidak dibenarkan merokok di lingkungan sekolah. Murid-murid yang arogan tandai biar tidak bisa masuk sekolah lainnya," kata akun lainnya.
Tidak sedikit juga yang menilai kalau mungkin siswa yang kedapatan merokok tersebut datang dari lingkungan keluarga yang problematik. Sehingga, tindakannya yang sudah jelas salah, malah dibela oleh keluarganya.
"Keluarga problematik. Dah keluarin semua yang demo, suruh cari sekolah lain," kata netizen lainnya.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
