
Suasana saat jenazah pelaku dibawa ke RS Bhayangkara Palembang
JawaPos.com - Jenazah Hengki Sulaiman, 20, DPO pelaku pembunuhan driver GoCar tewas di tangan polisi. Pelaku dibawa ke kamar mayat RS Bhayangkara Palembang, Kamis (12/4) malam. Jenazah tersebut langsung dibaringkan di kamar mayat untuk dilakukan otopsi.
Berdasarkan informasi, penangkapan Hengki Sulaiman ini sempat kesulitan. Sebab, terus berpindah tempat. Bahkan, tercatat empat kali Hengki berpindah tempat dari Wonosobo, Pemalang, Kendal, hingga akhirnya tertangkap di Brebes.
Bahkan, saat di Brebes, Jawa Tengah, Hengki sempat berusaha melarikan diri dan melawan hingga petugas kepolisian harus mengambil tindakan dengan menembak pelaku tepat di punggung hingga menembus dada.
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa DPO Hengki Sulaiman ini selalu berpindah tempat yakni dari Wonosobo, Pemalang, Kendal, dan terakhir ke Brebes, Jawa Tengah.
"Selama pelariannya pelaku tinggal di rumah temannya dan keluarganya di empat daerah tersebut," katanya saat ditemui di Mapolda Sumsel, Kamis (12/4).
Ia juga mengaku Hengki ini sempat menyamarkan namanya menjadi Hendrik untuk mengelabuhi warga di tempat ia tinggal selama pelarian.
"Ini bukti komitmen kami dalam menegakkan hukum. Karena kami telah memberikan waktu untuk menyerahkan diri tapi tidak pernah dihiraukannya," ujarnya.
Dengan tewasnya Hengki, maka tuntas pengungkapan kasus pembunuhan driver GoCar yang terjadi pada Kamis lalu (15/2). Sebelumnya, tiga tersangka lain sudah ditangkap terlebih dahulu, yakni Poniman, 21, terpaksa ditembak mati oleh Jatanras Polda Sumsel.
Kemudian karena sempat melawan, sedangkan Bayu Irmansyah diberikan tembakan di kaki dan Tyas Dryantama, 19 menyerahkan diri karena takut diancam tembak mati.
Hengki ini juga disebut sebagai salah satu eksekutor dalam pembunuhan driver GoCar karena membekap hingga membuat korban tewas.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
