
Pengungkapan kasus pembunuhan berencana satu keluarga di Indramayu oleh Polda Jabar. Selasa (9/9). (Foto. Sandi Nugraha/ Jabarekspres)
JawaPos.com - Polisi akhirnya mengungkap kasus pembunuhan sadis satu keluarga di Indramayu yang sempat menggemparkan warga. Dua pelaku berinisial R, 35, dan P, 29, ditangkap setelah sempat melarikan diri ke sejumlah daerah di Pulau Jawa.
Dikutip dari Jabar Ekspres (JawaPos Group), Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengungkapkan bahwa kedua tersangka berusaha kabur dengan berpindah-pindah lokasi. Hal ini dilakukan untuk menghindari kejaran aparat kepolisian.
“Jadi pada tanggal 6 September, kedua tersangka ini tiba di Kabupaten Indramayu tepatnya di Kecamatan Kedokan Bunder setelah melarikan diri ke Jakarta, lalu Bogor, Semarang, Demak, dan Surabaya,” ucap Hendra di Mapolda Jabar, Selasa (9/9).
Tak berhenti di situ, R dan P juga berencana melarikan diri dengan menjadi anak buah kapal (ABK).
"Tersangka ini (R dan P) tiba di Kabupaten Indramayu tepatnya di Kecamatan Kedokan Bunder untuk berangkat ke laut sebagai anak buah kapal (ABK). Jadi dia berusaha untuk melarikan diri lagi," kata Hendra.
Kapolres Indramayu AKBP M Fajar Gemilang menambahkan, para pelaku menganggap menjadi ABK adalah cara paling aman untuk menghindari kejaran polisi.
Sebab, dengan menjadi ABK, para pelaku bisa berlayar di laut 6 hingga 8 bulan. Cara itu dinilai paling efektif untuk menghilangkan jejak dari proses pencarian pihak kepolisian.
"Karena mereka (kedua pelaku) juga paham, polisi ada dimana-mana dan sedang mencari mereka, akhirnya setelah mereka berpikir bahwa tidak ada tempat aman lagi, sehingga mereka kembali ke Indramayu untuk bekerja sebagai ABK. Namun sebelum mereka bekerja sebagai ABK, kita berhasil melakukan penangkapan," ungkapnya.
Kronologi Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu
Baca Juga: Ramalan Zodiak Aquarius 10 September 2025: Mulai dari Cinta, Karier, Kesehatan, dan Keuangan
Kasus ini bermula dari laporan polisi pada 2 September 2025. Dari penyelidikan, terungkap bahwa R dan P dengan sadis menghabisi nyawa satu keluarga berjumlah lima orang.
"Modus para pelaku ini sangat keji. R (salah satu pelaku) memukul kepala empat korban dengan pipa besi (hingga meninggal dunia). Sementara P, menenggelamkan bayi (salah satu korban) ke dalam bak mandi. Dan setelah itu, mereka mengubur seluruh korban dalam satu liang di belakang rumah," jelas Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan.
Kelima korban adalah Sachroni, 76, Budi Awaludin, 45, Euis Juwita Sari, 43, Ratu Khairunnisa, 7, serta seorang bayi berusia 8 bulan bernama Bela.
Polisi menyebut pembunuhan ini dilakukan secara terencana. R diduga menyimpan dendam karena persoalan sewa mobil dengan salah satu korban, Budi Awaludin.
"Modus operandi dari tersangka ini, salah satu tersangka (berinisial) R merasa kesal kepada korban yaitu saudara BA karena sebelumnya tanggal 25 (Agustus) yang bersangkutan berencana untuk sewa mobil milik saudara BA ini dengan jenis Avanza. Namun ternyata kendaraannya ini sedang mogok. Dan saudara BA ini diminta kembali uangnya, tetapi ternyata BA mengatakan bahwa uangnya sudah terpakai. Jadi pelaku merasa dendam dan merencanakan pembunuhan," ungkap Hendra.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
