Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Agustus 2025 | 21.28 WIB

Banjir di Kepulauan Sula Maluku Utara Sebabkan Seorang Warga Meninggal Dunia

Banjir melanda Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, setelah hujan deras disertai angin kencang pada Sabtu (16/8). (BPBD Kab. Kepulauan Sula) - Image

Banjir melanda Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, setelah hujan deras disertai angin kencang pada Sabtu (16/8). (BPBD Kab. Kepulauan Sula)

JawaPos.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendapat informasi banjir di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, menyebabkan seorang warga meninggal dunia. Bencana tersebut terjadi pasca hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sejak Sabtu petang (16/8). Akibatnya, banjir melanda Desa Mangoli di Kecamatan Mangoli Tengah.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa korban meninggal dunia muncul akibat warga panik saat banjir menerjang. Secara keseluruhan, terdata 57 kepala keluarga dengan 114 jiwa yang terdampak banjir tersebut. Seluruh korban terdampak sudah diungsikan oleh pemerintah daerah setempat.  

”Berdasarkan laporan yang diterima BNPB, banjir mengakibatkan satu orang meninggal dunia karena panik saat air meluap,” kata Abdul Muhari pada Selasa (19/8). 

Selain menyebabkan korban jiwa dan ratusan warga mengungsi, banjir yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Sula menyebabkan 57 unit rumah terdampak, satu ruas jalan sepanjang 100 meter rusak sedang, serta satu unit jembatan mengalami kerusakan. Kini pemerintah daerah setempat sudah mengambil langkah tanggap darurat bersama BPBD Kepulauan Sula

”Mengevakuasi warga, melakukan identifikasi korban terdampak, serta menyalurkan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia,” jelasnya. 

Tidak hanya itu, sudah dilaksanakan upaya normalisasi sungai. Langkah tersebut diambil karena hujan deras kerap membuat aliran sungai meluap membawa materi pasir, lumpur, dan potongan kayu yang menyumbat aliran air hingga banjir meluas ke permukiman di lima dusun. Berdasarkan laporan dari lapangan, ketinggian air disebut sudah mulai menurun. 

”BPBD Kepulauan Sula tetap melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi potensi banjir susulan apabila hujan berintensitas tinggi kembali terjadi,” terang Abdul Muhari. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore