Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Agustus 2025 | 00.26 WIB

Papua Tengah Jadi Provinsi Pertama Bentuk 100% Koperasi Desa Merah Putih, MBG Capai 25% Target

Pertemuan di Nabire, Papua Tengah, Selasa (12/8), yang melibatkan kepala suku, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, dan organisasi masyarakat. (Istimewa) - Image

Pertemuan di Nabire, Papua Tengah, Selasa (12/8), yang melibatkan kepala suku, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, dan organisasi masyarakat. (Istimewa)

JawaPos.com – Pemerintah pusat menegaskan komitmennya membangun Papua melalui percepatan berbagai program strategis, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), bantuan sosial, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), hingga Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD).

Langkah ini disampaikan langsung dalam pertemuan di Nabire, Papua Tengah, Selasa (12/8), yang melibatkan kepala suku, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, dan organisasi masyarakat.

Kegiatan bertema “Papua Bersatu, Indonesia Maju: Menuju Generasi Sehat, Ekonomi Mandiri, dan Kampung Terpadu” dipusatkan di Nabire dan diikuti secara daring oleh perwakilan dari lima provinsi lainnya di Tanah Papua.

Hadir di lokasi, Kepala BIN Jenderal TNI (Purn) M. Herindra, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri Desa PDTT Yandri Susanto, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, dan Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa.

Gubernur Meki memaparkan langkah Papua Tengah mempercepat MBG, mulai dari pembentukan Kelompok Kerja yang dipimpin Wakil Gubernur, penambahan titik dapur sehat di delapan kabupaten, hingga pemetaan sekolah sasaran.

Menurutnya, MBG berdampak ganda bagi daerah: meningkatkan gizi anak, ibu hamil, ibu menyusui, serta memberi keuntungan ekonomi bagi petani dan peternak lokal.

Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut Papua menjadi salah satu wilayah tercepat dalam realisasi MBG, telah mencapai 25% dari target. Ia menegaskan, bahan baku lokal akan menjadi prioritas pengadaan demi mendorong ekonomi masyarakat setempat.

“Dana yang masuk di Papua harus dibelanjakan untuk bahan baku lokal, dimasak oleh masyarakat, dan disalurkan kepada penerima manfaat,” ujarnya.

Di bidang ekonomi desa, Papua Tengah mencatat sejarah sebagai provinsi pertama di Papua yang membentuk 100% KDMP di seluruh desa/kelurahan. Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi mengapresiasi capaian ini dan menegaskan KDMP menjadi motor kemandirian desa sekaligus pilar pemerataan ekonomi hingga pelosok.

Menteri Desa PDTT Yandri Susanto menekankan pentingnya membangun dari desa untuk menggerakkan perekonomian. Ia menyebut dana desa untuk Papua tahun ini hampir Rp 6,5 triliun, dengan Papua Tengah menerima Rp 1,089 triliun. Program TEKAD pun digulirkan untuk memperkuat ekonomi kampung secara terpadu.

Dukungan juga datang dari tokoh adat. Kepala Suku Nabire, Melkisedek Rumawi, menilai MBG membawa manfaat besar bagi anak-anak adat. Ia berharap pemenuhan gizi yang baik akan melahirkan generasi Papua yang sehat, berpendidikan, dan mampu memimpin Indonesia di masa depan.

Sejumlah kegiatan turut dilaksanakan serentak di Nabire, Jayapura, Wamena, Merauke, Sorong, dan Manokwari, meliputi pemberian bansos, pemeriksaan kesehatan gratis, serta peletakan batu pertama dapur MBG.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore