
MALU: Salah seorang perempuan menutup mukanya dengan tas, setelah terkena razia petugas gabungan tengah berduaan di kamar penginapan, Sabtu (12/5
JawaPos.com -- Jelang Ramadan, Polres Malang dan Satpol PP Kabupaten Malang menyisir sejumlah lokasi yang kerap dijadikan praktik mesum. Petugas gabungan razia ke hotel dan sejumlah penginapan di Kabupaten Malang, Sabtu (12/5).
Selain razia tempat yang diindikasikan dijadikan tempat mesum alias prostitusi terselubung, mereka juga blusukan ke komplek eks lokalisasi di Suko, Kecamatan Sumberpucung.
Di tempat prostitusi terbesar di Kabupaten Malang itu, tidak ada satupun pekerja seks yang ditemukan posisi. Diduga, operasi bocor. Para PSK diduga sudah meninggalkan komplek pelacuran sebelum Ramadan tiba.
Usai menyisir komplek pelacuran Suko, Kabupaten Malang, dua truk Polisi dibantu Satpol PP Kabupaten Malang, melanjutkan penyisiran di Kecamatan Kromengan. Jika sebelumnya pulang dengan tangan kosong, di Kromengan, mereka mendapatkan hasil.
Hasilnya, di Losmen Mekarsari, Jalan Kalibiru, Desa Slorok, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, petugas mengamankan empat orang pasangan mesum bukan suami istri. Mereka kedapatan sedang asyik melakukan hal-hal yang diinginkan di dalam kamar.
Empat pasangan ini terjaring, saat akan melakukan aktivitas di dalam kamar. Mereka terciduk di ruangan yang berbeda.
Ketika polisi mengetuk pintu losmen, penghuni di dalam kamar tidak segera membuka kamarnya. Butuh waktu lama hingga akhirnya penghuni membuka kamarnya.
Akhirnya, pintu dibuka. Sontak masing-masing pasangan tersebut menyembunyikan wajah mereka dari sorot kamera.
Pasangan itu ada yang sibuk merapikan celananya dengan terburu-buru. Sementara rambut para perempuannya tampak berantakan.
Setelah identitas di data, ke empat pasangan mesum tersebut langsung dibawa ke Polres Malang. Para pasangan itu akan mendapatkan tipiring.
"Dari hasil penyisiran losmen, penginapan dan komplek Suko, ada empat pasangan bukan suami istri yang kami amankan," ungkap AKP Edi Purnama Sunyata, Kasubag Dal Ops Polres Malang, Sabtu (12/5) saat memimpin jalanya Operasi Pekat 2018.
Kata Edi, razia akan terus dilakukan sampai H-1 bulan Ramadan tahun ini. Sasaran razia adalah tempat mesum, narkoba, senjata tajam dan juga minuman keras.
"Empat orang pasangan mesum ini rata-rata warga luar Malang. Mereka kita data dan kami bina agar tidak mengulangi lagi perbuatanya," tandasnya.
Bukan hanya itu, satu dari empat pria yang terjaring razia di Losmen Mekarsari, Jalan Kalibiru, Desa Slorok, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, diduga mengonsumsi narkoba.
Pria bernama Marjono, 45, Kabupaten Malang, ditangkap di sebuah kamar Losmen Mekarsari bersama seorang wanita berkulit putih. Beberapa kali sang wanita berteriak tak mau keluar kamar losmen karena banyak sorot kamera.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
