Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 13 Juli 2025 | 16.08 WIB

Perempuan yang Hina Jogja Secara Brutal Viral di Media Sosial, Akun Instagram-nya Langsung Menghilang

Sosok perempuan yang mengolok-olok warga Jogjakarta, viral di media sosial. (Instagram) - Image

Sosok perempuan yang mengolok-olok warga Jogjakarta, viral di media sosial. (Instagram)

JawaPos.com - Warganet, khususnya masyarakat Yogyakarta, tengah dibuat panas dingin gara-gara ulah seorang perempuan yang tiba-tiba viral usai melontarkan hinaan super pedas terhadap warga Jogjakarta.

Dalam sebuah video yang tersebar luas di media sosial, perempuan bernama Sherlly Sheer, yang diketahui adalah pemilik akun Instagram @sherlly_sheer, itu tampak melontarkan kata-kata yang dianggap sangat merendahkan martabat orang Jogja.

“Memang rakyat jelata Yogyakarta ini SDM rendah, susah, sekalinya SDM rendah tetap SDM rendah, masih tetap kampungan,” ujarnya dalam video yang kini jadi bahan bakar kemarahan netizen se-Indonesia.

Tak cukup sampai di situ, Sherlly juga menyerang identitas budaya Jogja secara frontal. Dengan nada menghina, ia menyebut bahwa kata "Istimewa" sudah tak layak lagi disematkan pada Yogyakarta.

“Dahlah, tidak ada lagi itu kata Istimewa untuk Yogyakarta. Tidak pantas, tidak pantas! Karena penghuni the real Yogyakarta-nya pun the real setan,” katanya lantang.

Sontak, video itu memicu gelombang kemarahan warga +62, terutama dari Jogja. Komentar pedas dari netizen pun bermunculan:

“Baru kali ini lihat orang searogan itu. Jogja itu bukan cuma tempat, tapi simbol budaya dan kesederhanaan!” ucap netizen di Instagram.

“Kalau SDM rendah itu yang bisa nyinyir doang di Instagram, bukan warga Jogja dong!” ucap netizen lainnya.

Berdasarkan pantauan, akun Instagram @sherlly_sheer sudah tidak bisa diakses. Belum diketahui apakah akun tersebut di-take down oleh Instagram atau di-report massal oleh netizen yang murka. 

Namun satu yang pasti, komentar penuh hinaan terhadap Jogja itu sudah terlanjur menyebar luas. Netizen pun mendesak agar pihak berwajib turun tangan atas ujaran kebencian yang dianggap menyulut provokasi dan merendahkan harkat satu daerah secara membabi buta.

Banyak netizen yang menilai kalau  Jogja bukan hanya sekadar tempat. Jogja adalah rasa, nilai, dan warisan budaya. Ketika satu orang mencoba merusaknya, jangan heran jika satu Indonesia bersatu membelanya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore