
SELAMAT: Sejumah pendaki Gunung Merapi berhasil menyelamatkan diri melalui jalur pendakian Selo, Boyolali.
JawaPos.com - Seluruh pendaki yang sempat berada di lereng Gunung Merapi saat erupsi terjadi pada Jumat (11/5) pagi tadi dilaporkan selamat dan sudah meninggalkan lokasi pendakian maupun pos. Namun, saat didata jumlah mereka ternyata lebih banyak dari laporan awal, yakni total 166 pendaki dimana sebelumnya diberitakan ada 160 orang.
Kepala Basarnas Jateng Noer Isrodin mengungkapkan perbedaan jumlah itu lantaran ada juga pendaki yang naik pada hari Rabu (9/5). "Mereka belum sempat turun, sementara pada laporan tanggal 10, yang naik hanya 165 orang," ujarnya ketika dihubungi, Jumat (11/5).
Noer menyebut, para pendaki yang naik pada hari Rabu tersebut, ikut kembali bersama rombongan ratusan lainnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya dengan melalui jalur pendakian melewati Pos Selo. "Sisanya tadi datang sekitar sore, jadi sudah clear," tegasnya.
Dirinya mengatakan, upaya evakuasi ini juga tak terlepas dari peran tim SAR Barameru yang terus memantau dan mendampingi para pendaki hingga bisa dipindahkan ke lokasi lebih aman.
Dikatakan Noer, tim ini juga membantu mengevakuasi barang-barang para pendaki yang sempat tertinggal di lereng, macam tenda dan perkakas lainnya. "Wajar ya, karena terburu-buru barang ditinggal. Yang penting selamat dulu," sambung Noer.
Mengenai kondisi para pendaki, ada sejumlah pendaki yang mengalami luka ringan seperti lecet atau tergores, namun sudah ditangani tim medis BPBD Boyolali. Para pendaki, tambahnya, juga sudah bisa menghubungi anggota keluarga masing-masing setibanya mereka di bawah.
Seperti diberitakan sebelumnya, Gunung Merapi yang terletak di Kabupaten Klaten, Megelang, Boyolali dan Sleman meletus freatik pada Jumat (11/5) pukul 07.32 WIB. Letusan yang didominasi material uap air ini menyebabkan terjadinya fenomena hujan abu vulkanik.
Dampak hujan abu vulkanik diketahui melanda sejumlah lokasi di wilayah Kabupaten Sleman. Meliputi Kecamatan Tempel, Turi, Pakem, Cangkringan, Ngemplak dan sebagian Kecamatan Sleman, seperti Jombor, Ngaglik, Pasar Sleman, Jakal Km 10, Godean, Depok dan Gamping. Sementara di Kota Jogyakarta hujan abu turun di daerah Stasiun Tugu, Bumijo, Malioboro, Gamping, dan Timoho.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
