
Polisi melakukan olah TKP penemuan mayat Tamrin yang meninggal dengan sejumlah luka tusukan dan kemaluan terpotong.
JawaPos.com - Polsek Pulau Panggung masih mendalami kasus penemuan mayat pria dengan kemaluan terpotong. Korban bernama Tamrin, 72. Polisi telah memanggil lima saksi untuk dimintai keterangan. Satu di antaranya adalah istri korban, Jumiati, 56. Sedangkan empat lainnya adalah warga sekitar yang pertama kali menemukan mayat Tamrin.
Berdasar keterangan Jumiati, korban menderita sejumlah penyakit serius. Di antaranya sakit paru-paru dan jantung. Jumiati bahkan mengaku pernah membawa Tamrin berobat.
“Namun saat kami tanya bukti pemeriksaan almarhum, istrinya bilang tidak ada,” jelas Kapolsek Pulau Panggung AKP Budi Harto di Mapolsek Pulau Panggung, Tanggamus, Lampung, Senin (5/3).
Hasil pemeriksaan juga diketahui bahwa Tamrin dan Jumiati belum memiliki momongan. "Ini mungkin juga karena sekarang sudah berumur," lanjut Budi Harto.
Saat peristiwa terjadi, Jumiati mengaku sedang buang air besar di sungai. Karena jarak yang cukup jauh dari rumah, Jumiati mengaku tidak mendengar apapun. Termasuk teriakan sang suami.
Keterangan lainnya disampaikan Fikri dan ketiga temannya yang pertama kali menemukan jenasah korban. Mereka mengaku mendengar suara jeritan saat berada musala. Ketika ditelusuri sumber suaranya, ditemukan Tamrin sudah tergeletak di tanah dengan bersimbah darah.
Sementara berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan barang bukti berupa sebilah pisau, kain sarung dan seutas tali. Sejauh ini, polisi baru tahap pemeriksaan saksi.
Sedangkan pemeriksaan barang bukti seperti sidik jari pada pisau belum dilakukan. “Saksi-saksi baru datang hari ini, karena rumahnya cukup jauh (dari mapolsek),” jelas Budi.
Saat ditanya soal indikasi adanya tindakan pembunuhan, Budi mengatakan masih akan melakukan pendalaman. Karena sampai saat ini pemeriksaan baru sebatas keterangan saksi.
Sebelumnya diberitakan, seorang kakek bernama Tamrin ditemukan dalam keadaan meninggal. Berdasarkan pemeriksaan tim medis pada tubuh Tamrin ditemukan sejumlah luka tusuk dan kemaluan terpotong.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
