
EMAS MUDA: Salah satu emas muda jenis perhiasan yang cukup diminati warga Malang.
JawaPos.com - Harga emas masih cenderung fluktuatif. Kendati demikian, tak mengurangi minat masyarakat untuk memiliki logam mulia tersebut. Di Kota Malang, banyak warga yang memburu jenis emas muda. Selain menarik, harganya juga lebih terjangkau dibandingkan dengan emas tua dengan kadar 70 persen.
Seperti yang terjadi di Toko Emas Bulan Purnama, Kota Malang. Pada triwulan pertama 2018 ini penjualan emas muda terbilang naik. Khususnya emas muda dengan kadar kadar 30 persen dan 37,5 persen. Hal tersebut berbanding berbalik dengan jumlah pembeli emas dengan kadar tinggi atau emas tua.
"Dalam hukum ekonomi jika ada kenaikan barang dan jasa, otomatis berpengaruh ke permintaan. Kalau harga naik, permintaan turun. Sehingga banyak orang yang lebih memilih emas muda karena harganya lebih terjangkau," kata Salah satu karyawan Toko Emas Bulan Purnama, Yuli A, Selasa (10/4).
Dalam sehari, Toko Emas Bulan Punama bisa menjual emas muda sebanyak 20 item. Mulai dari cincin, gelang dan jenis perhiasan lainnya. Sedangan untuk emas dengan kadar 0 persen, perjualan per harinya rata-rata 3 item.
Harga emas muda saat ini berkisar antara Rp 300 ribu hingga Rp 320 ribu per gram. Harganya lebih terjangkau dibandingkan emas tua dengan kadar 70 persen yang mencapai di atas Rp 500 ribu per gram. Maka tidak heran jika harga emas muda banyak diburu masyarakat. Mereka membeli emas untuk investasi, selain sebagai perhiasan.
Sebagai informasi, Kota Malang menjadi pengekspor emas yang cukup besar. Pada triwulan pertama 2018, ada satu perusahaan yang sudah melakukan ekspor emas. Yakni, PT NIKIJOYO EKSPOR EMAS. Volume ekspornya sebanyak 2.754,67 kilogram dengan total nilai sekitar US$ 100 juta atau setara dengan Rp 1,3 triliun.
Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Malang, ada lonjakan ekspor emas di dua negara. Yakni, Singapura dan Amerika Serikat.
Periode Januari-Maret 2016, total perhiasan asal Kota Malang yang dieskpor ke dua negara itu mencapai sekitar US$ 68,7 juta atau Rp 903 miliar. Sedangkan pada 2015, ekspor perhiasan jenis ini menyumbang lebih dari separoh total eskpor dengan nilai sekitar Rp 302 miliar.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
