Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Maret 2025 | 16.13 WIB

Korban Meninggal Dunia Pasca Banjir dan Longsor di Sukabumi Jadi Lima Orang, Empat Orang Masih Dalam Pencarian

Penanggulangan bencana banjir dan longsor oleh Tim Gabungan masih terus berjalan. (BNPB) - Image

Penanggulangan bencana banjir dan longsor oleh Tim Gabungan masih terus berjalan. (BNPB)

JawaPos.com - Jumlah korban meninggal dunia pasca banjir dan longsor terjadi di wilayah Sukabumi, Jawa Barat menjadi lima orang. Sementara korban hilang kini ada empat orang. Tim SAR Gabungan masih berusaha mencari para korban yang belum ditemukan itu. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menyampaikan bahwa lima korban meninggal dunia terdiri atas Eneng Sabiti, Siti Nurul Awlia, Nendi Saputra, Ooy, dan Yayar. 

Sementara korban hilang masing-masing bernama Drajat, Siti Maryam, Ahyar Fauzi, dan Mondi. Berdasar data update dari BNPB, total sebanyak 12 desa di sembilan kecamatan terdampak banjir dan 30 desa di 22 kecamatan terdampak longsor di Sukabumi

”Dilaporkan selain lima warga meninggal dunia dan empat yang masih dinyatakan hilang. Total sebanyak 1.424 kepala keluarga atau 4.500 warga terdampak dan 83 kepala keluarga atau 246 warga diantaranya dilaporkan mengungsi serta enam warga diantaranya dilaporkan luka-luka,” terang Abdul Muhari.

Kerugian materil yang tercatat sebanyak 150 unit rumah rusak ringan, 110 unit rumah rusak sedang, 95 unit rumah rusak berat, tiga unit jembatan rusak sedang, tiga unit jembatan rusak berat, satu sarana kesehatan rusak sedang, dan 27 titik jalan terdampak serta 16 titik jembatan lainya pun ikut terdampak. 

Abdul Muhari menyampaikan bahwa sebagai langkah percepatan penanganan bencana di Sukabumi, Dinas PUPR telah menurunkan alat berat. Saat ini, kebutuhan yang mendesak bagi para korban adalah makanan siap saji, air mineral, selimut, matras, alat kebersihan dan hygiene kit. 

”Banjir dinyatakan telah surut total, kondisi terkini terkait bencana longsor berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menetapkan tiga kecamatan yang masih dalam masa tanggap darurat,” jelasnya. 

Tiga kecamatan itu terdiri atas Kecamatan Pelabuhanratu, Kecamatan Simpenan, dan Kecamatan Lengkong. Untuk itu, ada tiga posko darurat yang diaktivasi. Yakni Pos Utama yang terletak di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Pos Lapangan yang terletak Pelabuhanratu, dan Pos Logistik di Kantor BPBD Kabupaten Sukabumi.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore