Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Januari 2025 | 01.06 WIB

Kirim Tim Tanggap Darurat ke Pekalongan, TNI AL Bantu Buka Akses Jalan dan Evakuasi Warga Terjebak Longsor dan Banjir Bandang

Para prajurit TNI AL dari Lanal Tegal bergabung dengan Tim SAR operasi pencarian korban di longsor dan banjir bandang di Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng). (TNI AL) - Image

Para prajurit TNI AL dari Lanal Tegal bergabung dengan Tim SAR operasi pencarian korban di longsor dan banjir bandang di Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng). (TNI AL)

JawaPos.com - Terputusnya akses jalan ke lokasi terdampak longsor dan banjir bandang di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng) menjadi fokus Tim Tanggap Darurat yang dikirim oleh Pangkalan TNI AL (Lanal) Tegal. Selain itu, mereka berusaha mengevakuasi para korban yang masih terjebak di lokasi terdampak bencana.

Komandan Lanal Tegal Letkol Laut (P) Rizki Purnama Putra menyampaikan bahwa pasukan yang dikerahkan oleh instansinya telah dilengkapi dengan peralatan khusus untuk menghadapi kondisi darurat di medan yang sulit. Dia memastikan para prajurit Angkatan Laut yang dikirim ke Pekalongan sudah terlatih dan memiliki pengalaman penanggulangan bencana.

”Kami mengerahkan personel terlatih dengan dukungan alat berat ringan, tali pengaman, lampu penerangan darurat, serta tim medis untuk membantu para korban yang membutuhkan perawatan,” kata Letkol Rizki pada Rabu (22/1).

Perwira menengah TNI AL dengan dua kembang di pundak itu sudah mendapat informasi mengenai situasi dan kondisi di lokasi terdampak bencana. Termasuk diantaranya yang terkait dengan akses jalan. Dua jembatan putus menyebabkan akses ke lokasi terdampak bencana berkurang. Tim SAR Gabungan bahkan harus memutar melalui wilayah Banjarnegara.

Karena itu membuka akses jalan menjadi salah satu fokus mereka. ”Selain memutus akses jalan utama, bencana ini juga mengakibatkan beberapa rumah warga rusak parah, sehingga memaksa sebagian penduduk untuk mengungsi,” ungkap Rizki. Dia menyatakan, Tim Tanggap Darurat dari Lanal Tegal kini sudah bergabung dengan Tim SAR Gabungan di Pekalongan.

”Fokus utama adalah menyelamatkan korban, membuka jalur akses yang tertutup longsoran, dan mendistribusikan bantuan logistik ke tempat pengungsian,” terang dia.

Rizki pun menambahkan, keselamatan masyarakat dan korban terdampak bencana menjadi prioritas Tim SAR Gabungan. ”Kami berharap bisa mempercepat proses evakuasi dan memastikan kebutuhan para korban terpenuhi,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menyatakan bahwa terputusnya akses jalan memang menjadi salah satu kendala Tim SAR Gabungan di lokasi kejadian. Untuk menjangkau lokasi tersebut, mereka harus melalui jalur memutar ke wilayah Kali Bening, Banjarnegara.

”Akibat akses jembatan di Kabupaten Pekalongan tidak bisa dilalui karena ada jembatan terputus,” imbuhnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore