
Jamila atau yang akrab disapa JJ, janda sekaligus model cantik yang punya usaha kedai mi.
JawaPos.com - Setahun lalu, nama Jamila mendadak viral di dunia maya. Berstatus sebagai janda dua orang anak, JJ—sapaan akrabnya—sukses membuka bisnis rumah makan. Usahanya itu bernama Kedai Bakmi Janda.
Saat JawaPos.com mendatangi kedai tersebut, Minggu (8/7), JJ sangat antusias melayani tamu-tamu yang diundang dalam soft opening. Mengenakan kostum cosplay ala pembantu Jepang, perempuan berambut pendek itu juga terlihat percaya diri. Tangannya juga terlihat lincah saat meracik mi di dapur.
Sekilas, banyak yang tidak percaya JJ sudah menjanda. Maklum saja, meski usianya sudah menginjak 37 tahun, wajahnya masih terlihat fresh bak model-model cantik. "Dulunya saya memang model. Dua tahun vakum jadi model, terus coba-coba usaha," cerita JJ kepada JawaPos.com.
Kendati lahir di Manado, karir model JJ diawali di Kota Makassar. Di sana dia mulai berlenggak-lenggok dari satu catwalk ke catwalk lainnya. Di Makassar, dia bertemu dengan jodohnya.
Namun sayang, mahligai rumah tangga JJ tidak berjalan mulus dan harus kandas di tengah jalan. Dia tidak menyebut secara rinci penyebab masalahnya. Kepada JawaPos.com ia hanya bercerita soal perbedaan keyakinan. "Saya dengan suami beda agama. Jadi saya ikut Lebaran sekaligus Natalan," ungkapnya.
Angin kemudian membawa roda kehidupannya ke Surabaya. Saat awal-awal menginjakkan kaki di Kota Pahlawan, JJ masih aktif menggeluti dunia modeling.
Seiring berjalannya waktu, regenerasi di dunia modeling menjadi sebuah keniscayaan. Dia lantas berpikir cara untuk menghidupi kedua anaknya. Segala macam usaha pun dicoba. "Macam-macamlah dulu usahanya. Mulai jual jamur, kepiting, sampai buah impor," tutur perempuan berambut pirang tersebut.
Hingga akhirnya dia fokus untuk menggarap rumah makan yang menyediakan menu mi. Setelah melalui berbagai pertimbangan, dia pun memilih nama tempat usahanya sebagai Kedai Bakmi Janda.
"Inspirasinya dulu gini, jadi saya waktu pulang dari gereja terus bikin mi. Mama saya nyeletuk, ini kok yang buat janda. Makanan mi ini favorit banyak orang," kenang JJ.
Selama setahun, usahanya tersebut laris manis. Label janda yang diberikan ternyata banyak mengundang rasa penasaran orang.
JJ tidak menampik bahwa banyak laki-laki yang datang ke kedainya. Sesekali dia juga digoda. "Ada lah pasti yang nggoda. Paling banyak minta nomor handphone. Ya saya kasih aja nomornya depot, kalau nomor pribadi kan ada sendiri," sebutnya lalu tertawa.
JJ bekerja keras untuk memajukan usahanya. Dia yang berbelanja dan memasak sendiri menu-menu andalan rumah makannya.
Dalam waktu yang akan datang, JJ punya angan-angan untuk membuka berbagai usaha. Salah satunya akan membuat sebuah pujasera yang berisi banyak penjual makanan.
Nah, yang menjadi mulia dari cita-cita tersebut, JJ ingin semua yang membuka stan di situ adalah janda. Dia ingin meningkatkan derajat para janda. "Saya ingin mempekerjakan para janda agar bisa menghidupi anak. Biar bisa membuktikan, janda itu bisa berkreasi, bisa kerja sendiri," tegasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
