Logo JawaPos
Author avatar - Image
20 Januari 2025, 18.33 WIB

Desa Pikat di Klungkung Bali Tertimbun Longsor, Empat Korban Meninggal Dunia

Evakuasi korban meninggal dunia pasca longsor di Desa Pikat, Klungkung, Bali pada Senin (20/1). (Kantor SAR Denpasar) - Image

Evakuasi korban meninggal dunia pasca longsor di Desa Pikat, Klungkung, Bali pada Senin (20/1). (Kantor SAR Denpasar)

JawaPos.com–Bencana longsor terjadi di Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali. Akibatnya empat orang meninggal dunia dan empat korban luka-luka.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Kantor SAR Denpasar) berhasil menemukan korban meninggal dunia pada Senin pagi (20/1). Korban tertimbun di antara longsoran batu dan pohon besar yang tumbang.

Kepala Kantor SAR Denpasar I Nyoman Sidakarta menyampaikan, evakuasi korban dilakukan dengan menyingkirkan bebatuan dan pohon tersebut. ”Pohon dengan ukuran besar tersebut disingkirkan terlebih dahulu untuk bisa mengevakuasi korban,” ungkap I Nyoman Sidakarta.

Korban bernama I Nengah Mertayasa. Dia menjadi korban meninggal dunia keempat yang ditemukan oleh Tim SAR.

Selain I Nengah Mertayasa, korban meninggal dunia lain bernama I Wayan Nata, I Nyoman Mudiana, dan I Ketut Surata. Mereka ditemukan Tim SAR sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Nyoman mengungkapkan, longsor di Desa Pikat terjadi pasca hujan deras disertai angin kencang melanda beberapa daerah di Klungkung pada Minggu (19/1) malam.

”Dengan ditemukannya satu korban lainnya atas nama I Nengah Mertayasa, maka keseluruhan korban longsor sudah ditemukan,” kata Nyoman.

Para korban meninggal dunia langsung dievakuasi ke RSUD Klungkung untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sementara itu yang mengalami luka ringan langsung ditangani di lokasi rumah pemilik pesraman.

Dalam operasi SAR tersebut, Tim SAR dibantu oleh aparat kepolisian, TNI, pihak keluarga korban, dan masyarakat setempat.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore