
Penjabat Gubernur Riau Rahman Hadi. (Humas Pemprov Riau/Antara)
JawaPos.com–Pemerintah Provinsi Riau segera menetapkan status siaga banjir dan tanah longsor menyusul curah hujan tinggi yang terus melanda daerah itu dan telah menyebabkan banjir dan tanah longsor di beberapa daerah.
”Kita segera menetapkan status siaga darurat penanggulangan bencana hidrometeorologi, banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung karena Rokan Hulu, Kuantan Singingi, dan Kampar sudah dilanda banjir,” kata Penjabat Gubernur Riau Rahman Hadi seperti dilansir dari Antara di Pekanbaru.
Menurut dia, wilayah pesisir Riau juga dilanda banjir rob, seperti di Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Kota Dumai. Sehingga, semua pihak perlu mewaspadai potensi banjir dan longsor tersebut.
Karena itu, lanjut dia, pemerintah daerah perlu melakukan mitigasi banjir dan tanah longsor, sebagai upaya untuk mengurangi risiko dan dampak bencana alam, non alam, dan bencana sosial.
”Mitigasi bencana longsor dapat dilakukan dengan berbagai cara yakni pemetaan daerah rawan longsor, pembangunan infrastruktur yang tahan longsor, reboisasi dan penghijauan, pendidikan dan kesadaran masyarakat serta peringatan dini,” terang Rahman Hadi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Provinsi Riau M Edy Afrizal mengatakan, selain mempersiapkan penetapan status siaga darurat banjir dan longsor pihaknya juga melakukan pemetaan potensi bencana serupa untuk disampaikan ke Pj Gubernur Riau.
”Tercatat Kabupaten Rokan Hulu sudah menetapkan terlebih dahulu status siaga banjir dan longsor dan sudah kita terima. Daerah lain belum menyampaikan status, namun demikian kita tetap mendorong kabupaten dan kota di Riau segera melakukan hal yang sama,” papar Edy.
Prakirawan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Sanya G mengatakan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi melanda Riau pada Kamis (5/12). Sehingga, masyarakat diharapkan tetap waspada.
”Hindari aktivitas di luar ruangan selama cuaca buruk terjadi terutama pada malam hingga dini hari,” tutur Sanya G.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
