Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 November 2024 | 23.01 WIB

Banyuwangi Jadi Tuan Rumah Olimpiade Sains dan Matematika Asia

Banyuwangi akan menjadi tuan rumah Olimpiade Sains dan Metematika tingkat Asia bertajuk Asian Science & Mathematics Olympiad for Primary & Secondary Schools (ASMOPSS). (Istimewa) - Image

Banyuwangi akan menjadi tuan rumah Olimpiade Sains dan Metematika tingkat Asia bertajuk Asian Science & Mathematics Olympiad for Primary & Secondary Schools (ASMOPSS). (Istimewa)

JawaPos.com – Banyuwangi akan menjadi tuan rumah Olimpiade Sains dan Metematika tingkat Asia bertajuk Asian Science & Mathematics Olympiad for Primary & Secondary Schools (ASMOPSS). Ratusan peserta yang merupakan pelajar dari berbagai negara bakal mengikuti olimpiade yang berlangsung pada 11-16 November 2024 ini.

Olimpiade Sains dan Matematika ASMOPSS merupakan olimpiade internasional yang diprakarsai oleh Prof. Yohanes Surya – pendiri Surya Institute. Surya Institute adalah organisasi non-pemerintah yang peduli terhadap pengembangan pendidikan Sains dan Matematika di Indonesia. Olimpiade akan diikuti ratusan peserta dari 12 negara diantaranya Malaysia, Vietnam, Thailand, Philippines, Hongkong, Cambodia, Saudi Arabia, Tajikistan, Pakistan dan Taiwan.

“Banyuwangi merasa bangga mendapat kehormatan menjadi tuan rumah olimpiade sains dan matematika ASMOPSS. Kami berharap semua peserta bisa tiba dengan aman di Banyuwangi,” kata Plt Bupati Banyuwangi Sugirah, Rabu (6/11/2024).

Sugirah mengatakan terpilihnya Banyuwangi sebagai tempat penyelenggaraan ASMPOSS tidak lepas dari komitmen Pemkab yang memberikan perhatian besar pada bidang pendidikan khususnya bidang pelajaran matematika. Salah satunya dengan mendidik siswa melalui metode “Smart Gasing” yang difasilitasi Pemkab Banyuwangi sejak Maret 2023.

Metode pembelajaran matematika ini sendiri dikembangkan oleh Profesor Yohanes Surya. Sejak setahun lalu, Pemkab Banyuwangi memfasiltasi pelatihan tersebut untuk anak-anak desa di Banyuwangi yang tujuannya mencetak ribuan jagoan matematika lewat program tersebut.

“Pemkab berkomitmen untuk terus mendukung anak-anak Banyuwangi untuk berprestasi di berbagai bidang pendidikan dan bakat-bakat lainnya,” ujar Sugirah.

Ditambahkan Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno dipilihnya Banyuwangi sebagai tuan rumah juga karena pada Olimpiade ASMOPSS sekaligus Kompetisi Gasing tahun 2023 lalu, Banyuwangi menjadi yang terbaik pada kategori tim. Selain itu salah satu pelajar Banyuwangi yakni Felicia Dahayu dari SDN 1 Pesanggaran Banyuwangi juga meraih penghargaan terbaik kategori individu.

“Felicia juga baru saja mendapat medali emas pada kompetisi koding di Korea Selatan,” ucap Suratno.

Untuk pelaksanaa olimpiadenya, lanjut Suratno bakal berlangsung selama enam hari, 11-16 November besok yang dipusatkan di Hotel El-Royale Banyuwangi. Waktu enam hari tersebut mulai dari pembukaan, lomba, pengumuman pemenang dan penutupan.

“Khusus untuk lombanya sendiri dilaksanakan selama dua hari dengan bahasa pengantar yang digunakan bahasa Inggris. Dua hari itu terbagi satu hari untuk babak teori (kompetisi individu) dan satu hari untuk babak eksperimen/eksplorasi (kompetisi tim),” kata Suratno.

Pada babak teori terdiri dari soal pilihan ganda, soal jawaban singkat, dan soal jawaban panjang. Setiap siswa memilih salah satu mata pelajaran, yaitu Sains atau Matematika. Sedangkan kompetisi Tim terdiri dari Eksperimen Sains, Masalah Eksplorasi Matematika, dan Investigasi gabungan Sains & Matematika.

“Setelah lomba, para peserta akan diajak untuk melakukan city tour untuk memberikan pengalaman yang berkesan selama di Banyuwangi,” pungkas Suratno.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore